Diduga Keracunan Petani Meninggal Di Praya Barat

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Loteng – Kehati-hatian menjadi salah satu kunci keselamatan. Kalimat ini nampaknya penting untuk terus diingat merujuk pada kejadian yang baru saja menimpa seorang petani di Lombok Tengah.

Musaddad (50 th) petani warga Dusun Wage Desa Batujai Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah. Ditemukan anaknya Baihakki (22 th) meninggal dalam keadaan tergeletak di pematang sawah miliknya yang berlokasi di Desa Penujak Praya Barat. Musaddad ditemukan telah dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 12.15 (13/4).

Dari keterangan anak korban yang pertama kali menemukan jasad ayahnya di lokasi tersebut. Sebelumnya korban pamit keluar dari rumah pagi hari sebelum kejadian. Ia pamit untuk pergi ke sawah miliknya untuk menyemprot tanaman padi disawah yang lokasinya berbeda desa dengan tempatnya tinggal. Korban berangkat sekitar pukul 07.00 wita dalam kondisi sehat.

Namun setelah lewat waktu yang biasa, korban tak kunjung pulang. Baihakki yang merasa khawatir menyusul korban ke sawah dan menemukan ayahnya sudah tak bernyawa. Ia segera meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban dari lokasi tersebut.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Nurodin menyebutkan kemungkinan penyebab kematian korban adalah akibat keracunan. Tidak ditemukan adanya indikasi tindak kekerasan atau sejenisnya pada jenazah korban.

“Kemungkinan besar korban ini meninggal akibat keracunan. Tidak ada indikasi kejadian kekerasan atau sejenisnya, kalau dilihat dari kondisi jenazahnya” ungkap Nurodin pada kicknews.

Korban langsung dibawa pihak keluarga, untuk segera dilakukan proses pemakaman.(zee)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat