Walikota Mataram: Jauhi Narkoba Atau Berhadapan Dengan Dua Pilihan Pahit

Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh
Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh

kicknews.today Mataram – Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengingkatkan seluruh pelajar di daerah itu untuk menjauhi narkoba.

“Jangan sekali-kali mencoba narkoba, karena itu hanya akan merugikan siswa,” katanya di hadapan ratusan siswa peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Mataram, di Mataram, Senin (11/4).

Mohan mengingatkan, jika siswa berani mencoba menggunakan narkoba, hanya ada dua pilihan yang akan didapatkan dan dua pilihan itu sama-sama pahit.

“Kalau kalian coba-coba menggunakan narkoba kalian mendapat dua pilihan pahit yakni mati atau masuk penjara,” katanya.

Oleh karena itu, wakil wali kota berpesan agar pelajar tetap tekun menggeluti apa yang telah menjadi minatnya dan kesenangan positif saat ini.

Jika anak-anak yang menyukai olah raga, musik, seni, atau apapun kegiatan yang positif lainnya, agar tetap konsisten dan semangat mengolah kemampuan di jalur masing-masing tanpa mengenyampingkan tanggung jawab sebagai seorang pelajar.

“Kalian inilah yang akan menggantikan kami, kalau salah langkah kalian nantinya cuma jadi sampah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, anak-anak merupakan kalangan yang rentan terhadap bahaya narkoba, karena di usia saat saat ini anak-anak ingin banyak tahu.

Oleh karena itu, dibutuhkan pembinaan dan pengawalan tidak hanya dari sekolah karena kemampuan sekolah untuk mendeteksi dan mengawal anak-anak terbatas.

“Tetapi juga, lokus terpentingnya dalam hal ini adalah keluarga,” katanya.

Sementara menyinggung tentang kegiatan O2SN, wakil wali kota menyampaikan pentingnya kegiatan olah raga yang telah menjadi agenda tahunan ini bagi Kota Mataram, sebab O2SN merupakan wadah awal semacam kawah candradimuka yang melahirkan bibit-bibit atlet di tingkat pemula.

O2SN juga, lanjutnya, merupakan sebuah wadah untuk mengukur potensi dan daya kembang atlet-atlet pemula Kota Mataram, yang akan menentukan masa depan dunia olah raga di Kota Mataram.

“Karena itu, pentingnya dukungan anggaran untuk kegiatan ini sudah semestinya ditingkatkan agar dapat mengembangkan kualitasnya. Tahun depan harus naik anggarannya,” ujarnya.

Sementara, bagi para wasit atau juri, pendamping atlet dari pihak sekolah, dan semua pihak terkait, Mohan meminta agar semua dapat memberikan perhatian khusus sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

Tujuannya, agar anak-anak yang masih berada dalam usia sekolah dapat mengembangkan daya kreativitas sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan masing-masing.

Apalagi, dengan kondisi seperti yang terjadi di tengah masyarakat saat ini, yang memiliki potensi destruktif atau merusak sampai di level benar-benar mengancam.

“Dan tentunya, semua pihak memiliki kekhawatiran yang sama agar anak-anak usia sekolah tetap berada di jalur yang benar,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat