Pelibatan Elemen Masyarakat Dalam Pam Perairan

Kasat Rolda Dit Polair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya saat memberikan arahan pada anggota Menwa Rinjani NTB
Kasat Rolda Dit Polair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya saat memberikan arahan pada anggota Menwa Rinjani NTB

kicknews.today Mataram – Pelibatan elemen masyarakat seperti Resimen Mahasiswa, Komunitas Peduli Sungai dan Komunitas di wilayah pariwisata. Dipandang sangat penting untuk memaksimalkan pola operasi polri, terutama di wilayah perairan. Karenanya Satuan Patroli Daerah (Satrolda) Direktorat Perairan Polda NTB terus melakukan pembinaan terhadap elemen-elemen masyarakat ini, dalam berbagai pola kegiatan.

Satu diantaranya adalah pelaksanaan pelatihan dasar search and rescue (SAR) bagi Resimen Mahasiswa Rinjani NTB, yang digelar Sat Rolda Dit Polair Polda NTB di Pantai Cemare Lombok Barat (8/4).

Kasat Rolda Polda NTB AKBP Dewa Wijaya mengatakan pelatihan seperti ini penting dilakukan secara berkesinambungan. Sebagai bentuk pembekalan pengetahuan tentang SAR sekaligus member pembekalan tentang penegakan hukum di wilayah perairan. Mengingat NTB memiliki jalur ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) II. salah satu jalur utama yang dilewati banyak kapal internasional. Selain itu NTB juga menjadi salah satu destinasi utama pariwisata dunia. Sehingga sangat mungkin untuk menjadi sasaran pasar gelap peredaran narkoba, yang mungkin saja memanfaatkan laut untuk jalur peredaranya.

“Jalur perairan NTB banyak dilalui kapal dari manca Negara. Selain karena adanya ALKI II, wilayah kita juga sudah menjadi salah satu tujuan wisata yang terkenal di seluruh dunia. Jadi jalur laut juga harus diberi atensi khusus untuk pengamananya”. Ungkap Dewa kepada kicknews di Pantai Cemare Lombok Barat.

Komandan Resimen Mahasiswa Rinjani NTB Taufiqurrahman mengapresiasi penuh pelibatan Menwa oleh Dit PolairPolda NTB. Ia menyatakan akan sepenuhnya mendukung kegiatan yang diyakini akan berdampak sangat positif untuk kemanan wilayah NTB ini.

“Pelibatan Menwa Rinjani ini sekaligus menjadi bentuk aksi nyata kami berbuat untuk masyarakat, dari sisi upaya pengamanan NTB di wilayah perairan. Karena dengan semakin majunya NTB dalam berbagai sektor, tentunya akan parallel dengan potensi dampak negatif yang mungkin timbul. Seperti ilegal fisihing, pengeboman ikan, atau peredaran gelap narkoba dari jalur perairan. Kami merasa sangat senang jika bisa membantu sesuai dengan kapasitas kami”. Ungkap Taufik usai pelatihan SAR tersebut.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat