in

Kajari Dompu : Selain Adv dan Iklan, Ada Ratusan Juta Masuk Kantong Oknum Wartawan

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram - Konsentrasi publik atas penyelidikan penggunaan dana Tambora Menyapa Dunia (TMD) di Kabupaten Dompu April 2015 lalu, sepertinya akan terbagi. Karena diluar dana miliaran untuk operasional kegiatan yang sedang diusut oleh Kejaksaan Negeri Dompu, ternyata ada juga yang diduga mengalir ke para oknum wartawan.

Yang sedang diusut kejaksaan itu berkaitan dengan anggaran ratusan juta ke kantong wartawan, diduga penyalurannya tidak sah. Karena menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dompu, Hasan Kurnia, SH, dana itu diluar advetorial dan iklan. Karena yang dipahaminya, hanya dua sumber dana itu yang sah dan bisa dipertanggungjawabkan. Tapi dalam penyelenggaran TMD, ada oknum bermain.

“Kalau iklan dan advetorial, itu kan sah. Nah, kalau ada dana diluar itu, kemudian diterima wartawan, sah gak?,” tanya balik Hasan Kurnia, saat dipastikan sumber anggaran yang mengalir ke oknum wartawan dan sedang diusut itu. Hasan Kurnia menyampaikan bahwa dana yang diterima para oknum itu diluar anggaran yang jelas peruntukkannya, seperti iklan kegiatan TMD dan pemberitaan berbayar dalam wujud advetorial. Dia memahami anggaran ini jelas kontraknya.

“Tapi yang ini, ada dana diterima wartawan itu ratusan juta lho,” Hasan Kurnia menegaskan lagi, tapi tak membeberkan siapa saja oknum wartawan dimaksudnya. Apa peruntukan dana itu?, apakah berkaitan dengan dana APBD Dompu, APBD NTB atau APBN?, Hasan Kurnia tak bisa menjelaskan karena belum saatnya disampaikan, karena pemanggilan terhadap para oknum itu belum dilakukan.

“Makanya nanti kami undang wartawan wartawan itu,” tambah Hasan Kurnia.

Kegiatan TMD diketahui berlangsung 10 – 11 April 2015 lalu. Kegiatan ini menguras dana belasan miliar untuk banyak event, bersumber dari APBD Dompu Rp 4,9 miliar,ditambah dari APBD NTB dan APBN melalui Kementerian Pariwisata. Presiden RI Joko Widodo saat itu hadir hanya beberapa jam. (*)

Tinggalkan Balasan