Lakukan Pencegahan Korupsi, Inkindo NTB Gandeng Kejati

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Nusa Tenggara Barat menggandeng Kejaksaan Tinggi NTB untuk memberikan pemahaman terkait tindak pidana korupsi agar para konsultan bisa melakukan pencegahan diri.

“Kami menghadirkan nara sumber dari kejaksaan untuk memberikan pemahaman tentang tindak pidana korupsi agar anggota Inkindo NTB tidak melakukan penyimpangan-penyimpangan dan bekerja secara aman dan nyaman,” kata Sekretaris III Inkindo NTB Agus Supriono, MT, di Mataram, Sabtu (9/4).

Pemberian pemahaman terkait tindak pidana korupsi, kata dia, diberikan oleh pihak Kejati NTB dalam acara Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Inkindo NTB yang digelar pada 6-9 April 2016.

Rakerprov tersebut dihadiri oleh pengurus Dewan Pengurus Nasional (DPN) Inkindo, Pengurus Inkindo Jawa Barat, Inkindo Jawa Timur, dan Inkindo DKI Jakarta.

Selain persoalan hukum yang berpotensi menjerat para konsultan, kata Agus, agenda Rakerprov empat tahunan tersebut juga membahas persoalan perpajankan dan kesiapan anggota Inkindo NTB menghadapi persaingan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang diberlakukan sejak Januari 2016.

“Makanya kami menghadirkan pejabat Kejati NTB yang memberikan materi tentang tindak pidana korupsi, dan dari Direktorat Jenderal Pajak Nusra untuk memberikan pemahaman tentang perpajakan,” kata Agus yang juga menjadi Ketua Panitia Rakerprov 2016 Inkindo NTB.

Menurut dia, persoalan hukum menjadi momok bagi setiap orang, tidak terkecuali para konsultan yang melaksanakan kegiatan proyek pembangunan yang bersumber dari APBN maupun APBD.

Agus mengatakan sejauh ini belum ada satu pun anggota Inkindo NTB yang terjerat persoalan hukum atau melakukan tindak pidana korupsi. Namun, upaya pencegahan wajib dilakukan, mengingat upaya pemerintah memberantas tindak pidana korupsi semakin gencar.

“Kami inginkan agar seluruh anggota memahami bagaimana melakukan perencanaan dan menyepakati kontrak kerja dan melakukan pengawasan. Jangan sampai mereka tidak paham, sehingga terjerat persoalan hukum,” ujarnya.

Ketua Inkindo NTB H Hasmudin mengakui jika pemahaman anggotanya terkait dengan tindak pidana korupsi dan perpajakan perlu ditingkatkan.

Melalui kemitraan dengan Kejati NTB dan DJP Nusra, yang memberikan wawasan, diharapkan para konsultan di bawah naungan Inkindo, menjadi lebih berdaya saing dan siap menghadapi persaingan pasar bebas ASEAN.

“Saya ingin semua anggota profesional melaksanakan profesinya. Makanya, saya berterima kasih kepada kejaksaan dan dari DJP yang bersedia memberikan penguatan pemahaman tentang tindak pidana korupsi dan perpajakan,” ujar Hasmudin. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat