Tersangka Korupsi Rumput Laut Serahkan Puluhan Juta Ke Jaksa

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Salah satu dari tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek budidaya rumput laut yang berlokasi di Pondok Perasi, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, tahun 2012, telah menyerahkan uang senilai Rp64 juta ke pihak jaksa penyidik.

“Uang itu sudah secara langsung diserahkan klien kami (RU), saat kasusnya baru masuk tahap penyidikan. Besaran yang diberikan itu berdasarkan estimasi dari sewa bendera perusahaannya yang dipinjamkan kepada tersangka KH,” kata pengacara RU, Edy Rahman kepada wartawan di Mataram, Kamis (7/4).

Edy melihat bahwa itikad baik dari kliennya itu patut menjadi catatan hakim dan penuntut umum di meja persidangan nanti. “Ini akan kita ingatkan kembali di persidangan, semoga menjadi bahan pertimbangan baik hakim,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai bahwa keterlibatan kliennya dalam kasus ini tidak begitu aktif. Karena, RU hanya berperan sebagai pemilik CV Tanjung Pratama yang meminjamkan bendera perusahaannya kepada KH.

“Jadi bukan subkontraktor dari perusahaan milik klien kami ini, melainkan bahasanya sewa bendera kepada KH untuk proyek satu ini,” ucapnya.

Untuk itu, Edy Rahman mengaku siap mengawal persidangan RU dan akan membuktikan bahwa tuduhan yang disangkakan terhadap kliennya itu dianggap tidak tepat sasaran.

“Nanti kita lihat dipersidangan, klien kami ini ikut menjadi tersangka karena ada indikasi penggelembungan dana dalam anggaran yang menggunakan bendera perusahaannya,” kata Edy, pria yang berasal dari tanah Mbojo itu.

Lebih lanjut, dalam berkas perkara milik tiga tersangka, jaksa penyidik telah mencantumkan hasil audit BPKP Perwakilan NTB yang menyatakan ada indikasi kerugian negara, nilainya pun mencapai Rp428 juta.

Selain RU dan KH, tersangka lainnya diketahui berperan sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK), berinisial MH. Saat proyek ini dicairkan, MH menjabat sebagai kepala BPBD Kota Mataram. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat