Hati–Hati … Ada Pencuri Spesialis Kantor Desa

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Lombok Barat – Tersangka kasus pencurian berinisial AA, 26 tahun, sepertinya tahu kalau Kantor Desa sekarang relatif modern karena sudah dilengkapi fasilitas elektronik. “Otak jahatnya” pun terpikirkan untuk mencuri barang berharga. Sasaran dugaan pencurian yang dilakukan AA adalah Kantor Desa Bagek Polak, Kecamatan Labuapi.

Kejadiannya Kamis(7/4) kemarin, berawal dari laporan aparat desa setempat bahwa telah hilang barang berupa 1 unit layar computer, jenis LED merk HP All-In – One 20 -r121d, dengan tehulatory TPC -P051-19 ukuran 21 inci, warna Hitam.

“Modus operandi pelaku masuk kedalam rungan kantor desa dengan merusak jendela depan,” kata Kapolsek Labuapi Iptu Lalu Muharlan kepada kicknews.today Jumat (8/4).

Atas laporan kehilangan itu, tim identifikasi diturunkan dan mendatangi TKP, lantas olah TKP, kemudian melakukan pemeriksaan saksi saksi. Dari hasil pemeriksaan saksi saksi, polisi mendapat ciri-ciri pelaku. Sementara kantor desa itu mengalami kerugian sekitar Rp 9 juta.

“Setelah memastikan keterangan saksi saksi dan dipadukan hasil olah TKP, kami mendapat informasi pelakunya AA,” kata Kapolsek.

Selanjutnya pemuda yang tinggal di Kota Mataram berasal dari Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan ini pun dicokok di kediamannya di Kelurahan Babakan. Pelaku pun mengakui perbuatannya. Hasil interogasi lebih jauh rupanya AA tidak kali ini saja mencuri di kantor desa. Beberapa kantor desa sudah digasaknya dengan sasaran sama, barang elektronik. Sampai akhirnya dia ditangkap tahun 2015 lalu setelah mencuri barang elektronik di Kantor Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan. Rupanya AA ini spesialis pencuri di kantor desa.

“Baru sebulan dia keluar penjara karena mencuri di kantor desa Jagaraga, sekarang dia ditangkap setelah mencuri di Kantor Desa Bagek Polak,” kata Kapolsek. (*)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat