Ratusan Mahasiswa NTB Bersaing Dapatkan Beasiswa

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Sebanyak 317 mahasiswa dari Universitas Mataram dan Institute Agama Islam Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat bersaing mendapatkan beasiswa dari Bank Indonesia.

“Tahun ini ada 80 kuota beasiswa yang kami sediakan, tapi yang mendaftar sebanyak 317 mahasiswa,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Prijono, di Mataram, Rabu (6/4).

Ia menyebutkan, ratusan mahasiswa yang mendaftar itu berasal dari Universitas Mataram 74 orang dan Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram 247 orang.

Masing-masing universitas mendapatkan kuota sebanyak 40 penerima beasiswa, sehingga jumlah mahasiswa pendaftar yang tereleminasi mencapai ratusan orang.

“Ada yang tereleminasi pada saat seleksi administrasi dan ada juga yang tereleminasi ketika tes wawancara,” ujar Prijono didampingi Deputi Kepala Perwakilan Bidang Ekonomi Moneter, BI NTB Wahyu Yuwana Hidayat, di sela-sela tes wawancara mahasiswa calon penerima beasiswa.

Untuk mendapatkan beasiswa, kata dia, ada tiga dimensi yang menjadi penilaian, yakni dari sisi kondisi ekonomi keluarga mahasiswa. Mereka harus berasal dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan surat keterangan dan kelurahan atau desa.

Kemudian dari sisi prestasi yang dibuktikan dengan indeks prestasi kumulatif 3,0 pada saat semester 4 atau sudah mencapai minimal 60 sistem kredit semester (sks).

Persyaratan lainnya, kata Prijono, adalah tidak menjadi mahasiswa yang kerjaannya “kuliah pulang”. Artinya, penerima beasiswa harus seorang mahasiswa yang aktif menjalankan perkuliahan.

“Kalau ada mahasiswa pendaftar yang IP 3,5 tapi tidak aktif dalam perkuliahan, saya lebih memilih yang IP 3,0 tapi aktif masuk kuliah. Makanya kami lakukan tes wawancara untuk mengetahui keaktifannya,” katanya.

Seleksi ketat penerima beasiswa sebesar Rp500 ribu perbulan, kata dia, sebagai salah satu upaya BI dalam rangka membangun generasi bangsa berkualitas, sehingga tidak terkesan sekedar memberikan uang pendidikan.

BI NTB juga membina para mahasiswa penerima beasiswa dengan berbagai kegiatan, seperti pembentukan jiwa kepemimpinan, pertukaran antar mahasiswa penerima beasiswa BI seluruh Indonesia, dan kegiatan seminar serta bakti sosial.

Prijono menyebutkan, jumlah mahasiswa penerima beasiswa dari tahun ke tahun meningkat. Misalnya pada 2014 sebanyak 64 orang, bertambah menjadi 80 orang pada 2015.

Sementara secara nasional sebanyak 6.025 orang, di mana 5.079 orang atau 84 persen sudah bekerja di berbagai instansi.

“Kami akan upayakan agar kuota penerima beasiswa BI terus meningkat setiap tahun sebagai bagian dari ikhtiar menekan angka kemiskinan melalui dunia pendidikan,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat