Pemkot Tawarkan Perusahaan AS Kelola Bandara Selaparang

Bandara Selaparang
Bandara Selaparang

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menawarkan bekas Bandara Selaparang seluas 67 hektare milik Angkasa Pura untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh perusahaan dari Amerika Serikat (AS) melalui Konsulat Jenderal AS.

“Ke depan, Kota Mataram memiliki andalan wisata MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition), karenanya kita berharap perusahaan dari AS dapat mengelola bekas Bandara Selaparang dengan konsep MICE,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di Mataram, Selasa (5/4).

Pernyataan itu dikemukakannya saat merima kunjungan Konjen Amerika Serikat untuk Indonesia Heather C Variava yang ingin menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Mataram.

Selain menawarkan pengelolaan bekas Bandara Selaparang, wali kota juga mengawarkan Konjen AS untuk membuka akses pelabuhan khusus wisata yang menghubungkan Kota Mataram secara langsung dengan Pulau Bali.

“Pelabuhan khusus wisata itu menjadi rencana kita ke depan sebagai upaya mendongkrak peningkatan wisatawan dan ekonomi masyarakat di daerah ini,” katanya.

Terkait dengan itu, wali kota Mataram H Ahyar Abduh juga menawarkan kepada Konjen AS untuk Indonesia yang berkedudukan di Surabaya ini untuk menginisiasi pertemuan dengan pemerintah daerah dari wilayah Indonesia timur.

“Pertemuan itu dapat kita manfaatkan untuk membahas kemungkinan penanaman investasi di wilayah timur Indonesia tersebut dan Kota Mataram siap menjadi tuan rumahnya,” katanya.

Sementara menyikapi penawaran itu Konjen AS untuk Indonesia Heather C Variava mengatakan, berbagai bentuk penawaran investasi di Kota Mataram itu akan dihimpun untuk ditindaklanjuti.

“Kami akan membawa berbagai usulan kerja sama ini, untuk dibahas dan mendiskusikan hal ini dengan rekan-rekan saya di Surabaya,” kata wanita asal Amerika Serikat yang lancar berbahasa Indonesia itu.

Namun demikian, kerja sama yang akan dilakukan dalam waktu dekat di Kota Mataram ini adalah kerja sama dalam bidang pendidikan yakni kerja sama pembelajaran bahasa Inggris kepada guru-guru di kota ini.

Selain itu juga kerja sama di bidang lingkungan salah satunya tentang pengelolaan sampah menjadi energi listrik, apalagi sudah ada perusahaan AS yang bergerak di bidang pengelolaan sampah menjadi energi.

“Hari ini merupakan kunjungan saya yang pertama ke Kota Mataram, dan semoga kami bisa datang kembali untuk memastikan bentuk kerja sama,” katanya.

Menurut Heather, sebelum ke Pemerintah Kota Mataram, dia juga telah berkunjung ke Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur dengan tujuan serupa.

Di akhir pertemuan dengan Wali Kota Mataram, Heather memberikan wali kota daftar perusahaan asal AS yang saat ini ada di Surabaya dan ingin berinvestasi di Kota Mataram. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat