Alhamdulillah, Pertumbuhan Penumpang Bandara Lombok Meningkat

Bandara Internasional Lombok
Bandara Internasional Lombok

kicknews.today Mataram – General Manager PT AP I Lombok International Airport (LIA) I Gusti Ngurah Ardita menyatakan pertumbuhan penumpang baik domestik maupun mancaranegara dari dan menuju bandara itu terus menunjukkan peningkatan.

“Kalau secara angka masih kita hitung berapa karena masih di rekapitulasi. Tetapi di triwulan pertama tahun ini, peningkatannya sangat signifikan,” kata I Gusti Ngurah Ardita di Mataram, Senin (4/4).

Dia menuturkan, pada bulan Februari tahun ini, peningkatan penumpang dari dan menuju LIA, dulu Bandara Internasional Lombok (BIL) mencapai 28 persen. Jauh meningkat dibanding tahun 2015 dengan bulan yang sama, karena di bawah 28 persen.

“Ini tidak terlepas karena NTB menjadi lokasi wisata MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition), sehingga dengan banyaknya ‘event’ yang diselenggarakan peningkatannya cukup bagus,” jelasnya.

Menurut Ardita, tingginya arus penumpang baik domestik dan mancanegara ini juga tidak terlepas dari banyaknyaa kegiatan promosi yang dilakukan pemerintah daerah. termasuk pengelola dalam hal ini PT AP I LIA dalam mempromosikan pariwisata NTB.

Bahkan, kata Ardita, setelah Lombok ditetapkan menjadi lokasi wisata halal terbaik dunia, arus kunjungan wisatawan terus berdatangan. Bahkan, tingginya penumpang baik domestik dan mancanegara itu diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir tahun 2016.

“Dari biro perjalanan, banyak yang mengimformasikan akan banyak kehadiran wisatawan ke NTB melalui LIA. Kepastian ini kita dapat dari sejumlah penyelenggaraan pasar wisata, seperti di beberapa negara tetangga dan lainnya,” jelasnya.

Untuk itu, dengan melihat data yang ada, Ardita mengaku optimistis jumlah penumpang dan peningkatan jumlah wisatawan menuju NTB, khususnya Lombok terus menunjukkan peningkatan.

“Kita tetap optimistis, pertumbuhan penumpang di LIA meningkat terus,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat