Pemkot Mataram Ingatkan SKPD Jangan Hamburkan Anggaran

Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh (ist)
Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh (ist)

kicknews.today Mataram – Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengingatkan pada semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) agar tidak menghamburkan anggaran.

“Sekecil apapun anggaran itu adalah hak masyarakat sehingga harus betul-betul dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat jangan disia-siakan,” katanya kepada wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (3/4).

Hal itu disampaikan wakil wali kota menyikapi adanya beberapa program terkesan tumpang-tindih yang dikerjakan oleh SKPD di kota yang dipimpinnya itu.

Mohan mencotohkan, program tumpang-tindih yang pernah dilakukan itu salah satunya pengadaan kendaraan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kebersihan dan Badan Lingkungan Hidup.

“Setelah program terealisasi, lalu kendaraan itu mau di kemanakan, diberikan kepada siapa dan manfaatnya apa serta sejauh mana keberhasilan pemanfaaatannya,” ujarnya.

Sementara ketika program tersebut disalahgunakan oleh penerima, SKPD bersangkutan pada akhirnya akan saling tunjuk dan saling menyalahkan.

“Untuk itu, jangan sampai SKPD membuat program yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya mengingatkan.

Karena itu, lanjut Mohan, anggaran yang diusulkan setiap SKPD harus menyesuaikan dengan kebutuhan. Jangan sampai terjadi sebaliknya.

Jika SKPD menyesuaikan kebutuhan terlebih dahulu daripada anggaran, dikhawatirkan SKPD akan membuat program-program yang justru tidak bersentuhan dengan kepentingan masyarakat umum.

Mestinya, lanjutnya, sebelum melaksanakan program SKPD sebaiknya melakukan pendataan dan memiliki reprensi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Setelah SKPD memiliki data dan reprensi terhadap kebutuhan masyarakat itu, barulah diperjuangan melalui politik anggaran,” ujarnya.

Di samping itu, wakil wali kota juga meminta SKPD dapat menghimpun kebutuhan masyarakat melalui kegiatan musyawarah pembangunan berbasis masyarakat (MPBM) sebab merupakan konsep yang murni lahir dari masyarakat.

“Program SKPD harus berorientasi pada MPBM jangan sampai ada ego sektotal, apalagi berimprovisasi program selesai di atas meja,” katanya mengingatkan lagi. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat