in

Polres Mataram Dalami Penyelidikan Dugaan Korupsi Alat Kesehatan

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Kepolisian Resort Mataram, Nusa Tenggara Barat, terus mendalami tahap penyelidikan kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) yang ada di sebelas pusat kesehatan (puskesmas) kota setempat.

Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto kepada wartawan, Rabu (30/3), mengakui bahwa pihaknya hingga kini masih terus melakukan pengumpulan alat bukti yang mengarah pada indikasi unsur pidananya.

“Penyelidikannya jalan terus, tim penyelidik masih menguatkan unsur-unsur pidananya,” ujar Heri.

Nantinya, kata dia, setelah seluruh data maupun keterangan dalam tahap penyelidikan rampung, pihaknya akan menggandeng BPKP Perwakilan NTB, guna mengetahui kerugian negaranya.

“Sampai sejauh ini sebenarnya kita sudah berkoordinasi dengan BPKP, namun belum secara resmi memberikan datanya. Tapi nanti kalau sudah rampung, kita akan serahkan ke BPKP, agar dalam proses perhitungannya tidak ada materi yang dianggap kurang,” ucapnya.

Diketahui, proyek pengadaan alkes di sebelas puskesmas ini berasal dari dana APBN tahun 2014, yang nilainya mencapai Rp1 miliar lebih. Dalam laporan itu, puskesmas diduga belum saatnya membutuhkan alkes tersebut, namun sudah terlebih dulu diprogramkan dan disalurkan.

Alkes tersebut di antaranya peralatan laboratorium dan perlengkapan pemeriksaan gigi. Terkait hal itu, pihak penyidik sudah turun ke lapangan guna mengecek secara fisik seluruh alkes yang diduga bermasalah tersebut. (ant)

Tinggalkan Balasan