in

Mohan : Kita Tidak Akan Pernah Berhenti Mengurus Sampah

H Mohan Roliskana (kicknews)
Suara Sungai #4 Dalam Rangka Hari Air Se Dunia 2016 hadirkan artis asal Jamaica, Squidly Cole. (kicknews)
Panitia penyelenggara beserta artis pendukung acara Suara Sungai #4 Dalam Rangka Hari Air Se Dunia 2016 di Kali Jangkuk Ampenan (kicknews)
kicknews.today Ampenan – Kehadiran penyanyi dan penabuh drum Reggae Squidly Cole menjadi perhatian langsung Wakil Walikota Mataram, H.Mohan Roliskana. Kehadiran penyanyi kenamaan asal Jamaika itu menjadi bagian penting kampanye untuk kepedulian lingkungan, sebagaimana diaktualisasikan langsung oleh Semeton Ampenan (Sampan), dalam rangkaian peringatan hari air sedunia 2016 dengan aksi bersih sungai dan panggung hiburan bertajuk suara sungai 4 Sabtu (26/3) lalu.
Tapi sesungguhnya dengan kegiatan sosial yang digagas aktivis lingkungan asal Jerman Britta Slippens bersama Sampan itu menurutnya hanya sebagian dari aksi yang harus dilakukan.
Gotong Royong bersihkan kali bersama Polisi dan TNI (kicknews,solihin)
Gotong Royong bersihkan kali bersama Polisi dan TNI (kicknews,solihin)
“Karena persoalan lingkungan, persoalan sampah, tidak cukup kita delegasikan kepada NGO, kepada aktivitas lingkungan, kepada aktivis luar dan komunitas lingkungan seperti ini,” kata Mohan merujuk pada kegiatan suara sungai 4 di Jangkok, Ampenan itu.
Persoalan sampah dan pencemaran lingkungan sesungguhnya menurut Mohan, bukan soal kepedulian NGO, kependulian aktivis lingkungan, komunitas dan bukan juga semata menjadi beban pemerintah. Stigma seperti itu harus dihilangkan.
“Tapi ini persoalan kita sendiri. Persoalan masing masing. Sebab semua dampak, semua akibat, itu menjadi persoalan kita di masa mendatang,” papar Mohan.
Karena itu, dia mengaku sangat memberi atensi terhadap persoalan sampah dan pencemaran sungai, khususnya di Sungai Jangkuk. Kesadaran bersama harus dibangun, karena ketika lingkungan tercemar tidak hanya menjadi persoalan kehidupan saat ini, tapi akan berdampak jauh di masa yang akan datang.
“Gagasan inisiatif seperti ini yang kita butuhkan,” katanya mengapresisasi lagkah Sampan tersebut. Bagi Mohan, harus ada tindakan nyata dan tidak hanya selesai pada tataran konsep, namun memberi bukti. Inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat, memberikan contoh konkrit.
“Jangan hanya berwacana soal ini (sampah). Tapi tindakan nyata, supaya mereka masyarakat menyaksikan langsung dan lantas mencontohnya”. Tutup wakil walikota mataram itu.

Tinggalkan Balasan