Gempa Bikin Panik Netizen, Kerusakan Masih Diidentifikasi

Photo saat hujan deras diiringi gempa dari atas Mataram Mall sore tadi (kicknews)
Photo saat hujan deras diiringi gempa dari atas Mataram Mall sore tadi (kicknews)

kicknews.today Mataram – Pertama kalinya sejak awal tahun 2016 gempa cukup kencang menggoyang Kota Mataram. Beragam reaksi netizen Kabar bertubi tubi pun diposting pihak berwenang seperti Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) NTB, terkait skala gempa, titik lokasi dan kekuatannya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tak kalah sibuk mengidentifikasi kerusakan akibat guncangan gempa tektonik ini. Informasi sama juga diterima kicknews.today, lantas di publish menjadi berita stright news dan seperti biasa di upload ke laman facebook.

Beragam reaksi netizen. Ada yang memberikan kabar tambahan tentang dirinya, ada juga yang mengaku belum tahu samasekali. “Pas gempa, aku lagi di Pantai Ampenan,” kata pemilik akun Ocong Diesel. Tidak jauh dari lokasi Ocong, pemilik akun Mahmudah Kala mengungkapkan kepanikannya. “Gempa besar sekali. Berapa skalanya ya? Huuukk, bikin berhamburan keluar rumah..”. Lantas dia mengucap istigfar.

Pemilik akun facebook lainnya Abdul Latif Apriaman berinisiatif mengabarkan peristiwa itu dengan memposting lengkap data gempa dari BMKG. Beberapa saat kemudian, dia memposting lagi kabar cuaca buruk melanda Mataram dan sekitarnya. “Selain gempa yang tak terprediksi, ini cuaca mesti diwaspadai semeton,” tulis pegiat Ide Aksi itu.

Pengamatan kicknews.today di grup Whatsapp milik BPBD NTB, tak ada laporan kerusakan baik di wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah yang turut terasa guncangan gempa. Tapi dalam koordinasinya, mereka sedang sibuk mengidentifikasi kemungkinan terjadinya kerusakan di daerah tertentu, dengan mengerahkan personel BPBD di masing masing daerah.

Kabar sebelumnya, gempa tektonik 4,5 Skala Richter mengguncang Kota Mataram pada pukul 17.34 Wita, pada lokasi 8.48 Lintang Selatan dan 11.02 Bujur Timur, pada kedalaman 13 kilometer Barat Laut Mataram. Sejauh ini belum ada kabar potensi terjadi tsunami. (*)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat