Diserang Wereng, Ratusan Hektar Padi Di NTB Terancam Gagal Panen

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Sedikitnya 479,4 hektare tanaman padi di Nusa Tenggara Barat terancam gagal panen akibat diserang hama wereng cokelat.

Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengatakan tanaman padi yang diserang hama wereng cokelat tersebut tersebar di empat kabupaten, yakni Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa dan Sumbawa Barat.

“Dari empat kabupaten itu, daerah yang terluas terserang hama wereng cokelat terjadi di kabupaten Lombok Tengah,” kata Muhammad Amin di Mataram, Rabu (30/3).

Wagub menjelaskan berdasarkan data Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura NTB, luas areal tanaman padi yang terserang hama wereng cokelat mencapai 479,40 hektare.

Wilayah terluas berada di Kabupaten Lombok Tengah, meliputi 10 kecamatan, yaitu Praya, Praya Tengah, Praya Barat, Praya Barat Daya, Pujut, Praya Timur, Janapria, Kopang, Pringgarata, dan Jonggat.

Untuk mencegah tanaman padi dari serangan hama wereng cokelat, pemerintah provinsi melalui Dinas Pertanian telah melakukan upaya pengendalian di semua wilayah yang terserang. Bahkan, upaya pengendalian yang dilakukan lebih besar dari luas tanaman yang terkena serangan hama wereng.

“Upaya pengendalian dengan melibatkan petani, kelompok tani, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan, penyuluh unit, pelaksana teknis dan aparat TNI, semuanya dilibatkan,” ujarnya.

Selain itu, ujar wagub, pemerintah provinsi juga memberikan bantuan pestisida ke wilayah sumber serangan sebanyak 483,6 liter, termasuk menyediakan stok pestisida di salah satu gudang.

Wagub berharap meski terdapat ratusan hektare lahan padi yang terkena dampak hama wereng, tidak mempengaruhi target produksi padi asal NTB.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura NTB Husnul Faozi tidak memungkiri ada ratusan hektare lahan padi di daerah itu yang terkena hama wereng cokelat.

Bahkan, untuk memberantas hama tersebut pihaknya sudah menginstruksikan upaya antisipasi kepada Dinas Pertanian kabupaten/kota untuk mengintensifkan pengawasan di lapangan termasuk penyuluhan kepada para petani di wilayahnya.

“Begitu kami menerima laporan, langsung kita turunkan tim ke lapangan bersama penyuluh untuk berdialog bersama petani, termasuk melakukan upaya pencegahan sehingga hama wereng cokelat tidak meluas,” jelasnya.

Sementara, untuk tanaman padi yang sudah terserang hama wereng cokelat dan gagal panen, Husnul Faozi mengatakan pemerintah daerah menjamin akan memberikan bantuan melalui pemberian benih padi unggul.

Lebih lanjut, dia menegaskan, meski terjadi serangan hama wereng cokelat, namun tidak akan berpengaruh terhadap target produksi padi NTB yang mencapai 2,4 juta pada tahun ini.

“Yang jelas tidak ada pengaruh, karena cakupan hama wereng masih kecil dibanding luas tanam padi kita yang mencapai 458 ribu hektare,” kata Husnul Faozi. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat