Ribuan Meter Irigasi Mataram Rusak

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat ribuan meter irigasi di kota ini dalam kondisi rusak sehingga dikhawatirkan mempengaruhi hasil pertanian di kota ini.

“Dari data kami, tercatat sekitar 4.000 meter saluran irigasi pertanian di kota ini rusak, baik rusak ringan, sedang maupun berat, kondisi ini tentu bisa mempengaruhi hasil produksi petani ke depan,” kata Kepala DPKP Kota Mataram H Mutawalli di Mataram, Selasa (29/3).

Dikatakan, total panjang saluran irigasi di Kota Mataram saat ini sekitar 5.000 meter yang tersebar pada enam kecamatan se-Kota Mataram.

Namun, sekitar 1.000 meter telah diperbaiki awal tahun 2015 melalui program pencanangan perbaikan irigasi secara nasional.

“Sementara untuk perbaikan tahun ini, dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU),” katanya.

Mutawalli menilai, kerusakan saluran irigasi tersebut dipengaruhi karena beberapa faktor, diantaranya, alih fungsi lahan, penyempitan dan pengawasan yang kurang maksimal.

Untuk melakukan pengawasan, DPKP memiliki tim pengawasan irigasi, namun anggota tim juga tidak dapat melakukan pengawasan selama 24 jam, sehingga kerusakanpun tidak dapat dihindari.

Ia mengatakan, dari sekitar 4.000 meter saluran irigasi yang rusak itu, sebagian besar berada di kawasan lingkar selatan.

“Karena itulah, kita sudah mengusulkan ke DPU agar memberikan prioritas untuk perbaikan irigasi di kawasan lingkar selatan,” katanya.

Kepala DPU Kota Mataram H Mahmuddin Tura sebelumnya menyebutkan, tahun 2016 pihaknya mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp10,3 miliar untuk perbaikan irgasi.

“Perbaikan irigasi ini penting, karena berpengaruh juga terhadap munculnya genangan di kota ini,” katanya.

Ia mengatakan, anggaran sebesar Rp10,3 miliar itu direncanakan untuk memperbaiki beberapa titik irigasi terutama di kawasan kota bagian selatan yang menjadi daerah rawan banjir.

“Selain itu, kita juga akan lakukan perbaikan irigasi untuk kawasan Kali Unus, serta perbaikan pintu air pada beberapa titik,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat