Siswa Di Mataram Sambut Baik UNBK

Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Kebijakan pemerintah menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) disambut baik oleh para siswa khususnya di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Nurulaini, salah satu siswa SMKN 2 Mataram, mengakui lebih senang ujian nasional dilakukan melalui sistem UNBK, karena lebih mudah.

“UNBK ini tergolong lebih mudah dibandingkan ujian dengan menggunakan lembar jawaban kertas (LJK),” katanya di Mataram, Selasa.

Siswa kelahiran 8 Mei 1998 ini mengaku ujian dengan menggunakan UNBK tidak perlu membawa berbagai alat tulis, dan tidak lelah untuk memilih jawaban dengan melingkari setiap jawaban yang dianggap benar.

“Kalau kita pakai LJK, kita juga cepat ngantuk, sebab selain lelah membaca soal kita juga capek melingkari jawaban,” sebutnya.

Berbeda dengan UNBK, setelah membaca soal dengan teliti, siswa tinggal mengklik jawaban yang dianggapnya benar kemudian mengklik pilihan selanjutnya untuk melanjutkan soal ujian berikutnya.

Karena itu, katanya, dari kegiatan gladi yang telah dilaksanakan pada tanggal 23,24, 25 dan 28 Maret 2016, Nurulaini siswa kelas XII AP2 jurusan perkantoran ini mengaku tidak ada kesulitan.

Pada hari pertama gladi, mata pelajaran yang diujikan adalah matematika dengan 40 soal, selanjutnya bahasa Indonesia, bahasa Inggris masing-masing 50 soal dan hari terakhir mata pelajaran produktif sesuai jurusan sebanyak 40 soal.

“Alhamdulillah, semua soal bisa terbaca dan terjawab, sesuai dengan waktu yang disediakan yakni 120 menit,” katanya.

Namun demikian, lanjut siswa yang biasa dipanggil Nurul, selama proses pengerjaan soal melalui UNBK, ia khawatir komputernya akan mati akibat pemadamam listrik.

Meskipun pihak sekolah mengatakan memiliki genset untuk mengantisipasi pemadalam listrik namun siswa tetap memiliki rasa khawatir.

Karena itu, dia berharap agar PLN dapat memberikan jaminan agar selama pelaksanaan UNBK listrik tidak padam.

“Dengan berbagai kemudahan pelaksanaan UNBK, ke depan kami berharap pemerintah bisa menerapkan UNBK ke semua sekolah, agar siswa lainnya juga bisa merasakan kemudahan ujian dengan sistem UNBK,” kata Nurul yang optimistis akan lulus dengan hasil baik.

Hal senada juga dilontakan siswa lainnya Zainul Irfan yang juga satu kelas dengan Nurul. Irfan mengaku lebih mudah menggunakan ujian dengan sistem UNBK.

Irfan menyebutkan UNBK tingkat SMK akan dilaksanakan serentak dengan ujian nasional reguler, yakni pada tanggal 4-7 April 2016.

“Untuk UNBK, selain belajar kita tidak ada persiapan khusus karena kami rata-rata sudah menguasi komputer,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat