in

Menwa Rinjani Tunjukkan Komitmen Dengan Tindakan Nyata

Menwa Rinjani turun langsung ikut membersihkan sampah di kali jangkuk saat acara Hari Air Sedunia (kicknews)
Menwa Rinjani turun langsung ikut membersihkan sampah di kali jangkuk saat acara Hari Air Sedunia (kicknews)
Menwa Rinjani turun langsung ikut membersihkan sampah di kali jangkuk saat acara Hari Air Sedunia (kicknews)

kicknews.today Mataram – Bentuk nyata dari aksi untuk masyarakat ditunjukkan resimen mahasisiwa dalam gerakan bersih sungai yang digagas Semeton Ampenan (SAMPAN) sabtu (26/3) baru lalu.

Aksi Sosial ini memang menjadi bagian Materi DIKSAR MENWA Cendikia Yudha Agni adalah nama yang dipilih untuk angkatan ke XXXIX Resimen Mahasiswa Rinjani Nusa Tenggara Barat, rangkaian Diksar yang dimulai serentak tgl 25 Maret 2016 lalu secara resmi dibuka tanggal 28 Maret 2016 oleh Kepala Kesbangpoldagri Provinsi NTB Bapak Lalu Bayu Windiya bertempat di IKIP Mataram.

Harapan tinggi disematkan pada peserta Diksar yang dilaksanakan dengan format berbeda dibandingkan angkatan sebelumnya, Diksar kali ini diformat dengan rangkaian yang akan berakhir sekitar bulan Juni 2016, bentuk ini dipilih untuk menghindarkan peserta Diksar dari meninggalkan jam perkuliahan sebagai tugas utama seorang Mahasiswa, tetapi tidak mengurangi esensi dan materi harus dalam kegiatan Diksar.

“Kondisi sekarang ini mengharuskan anggota Menwa menjadi solusi dalam masyarakat, sebagai Cendikia muda setiap anggota Resimen Mahasiswa harus menerjemahkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Panca Dharma Satya Resimen Mahasiswa serta Tekad Pendirian Resimen Mahasiswa Indonesia dalam aksi nyata,” jelas Taufiqurrahman selaku Komandan Resimen Mahasiswa Rinjani NTB dalam Peringatan Hari Air Sedunia tanggal 26 Maret 2016 lalu di Sungai Jangkuk.

Acara yang digagas oleh SAMPAN (semeton Ampenan) Komunitas Pecinta Lingkungan ini, Menwa menerjunkan 80 personil. dalam konteks kekinian terkait ketahanan Bangsa.

“Melalui sinergi dengan berbagai pihak Resimen Mahasiswa telah mampu membuktikan diri berperan dalam terwujudnya stabilitas Kamtibmas dilingkungan akademika dan masyarakat,” kata Taufiq.

Pentingnya keberadaan Resimen Mahasiswa semakin dipertegas dalam pencanangan Hari Bela Negara tanggal 19 Desember 2014 di silang Monas, dimana telah ditandatangani kesepakatan 4 kementerian antara Menteri Pertahanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi, serta Menteri Pemuda dan Olahraga, tentang Pembinaan dan Pemberdayaan Resimen Mahasiswa dalam Bela Negara.

“Tetapi sayangnya di NTB Resimen Mahasiswa belum mendapatkan dukungan fasilitas dan anggaran yang diharapkan, sehingga sampai dengan saat ini kegiatan Resimen Mahasiswa dilaksanakan dengan mengandalkan swadaya Anggota dan dukungan Alumni Menwa yang masih peduli,”imbuhnya.

“Kami berharap Resimen Mahasiswa mendapatkan dukungan fasilitas dan anggaran dari Pemerintah baik Provinsi maupun Kota/Kabupaten sehingga Regenerasi dan program yang muara akhirnya menciptakan Generasi Muda NTB yang Tangguh terhadap ancaman Disintegrasi, Terorisme, Radikalisme, serta mendukung Kamtibmas dapat terus ditingkatkan,” Pungkasnya.

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan