in

Koalisi Perempuan : Anak Anak Penyandang Disabilitas Dan Perempuan Alami Kerentanan Lebih Tinggi

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Jakarta – Koalisi Perempuan Indonesia menyatakan perempuan dan anak-anak penyandang disabilitas mengalami kerentanan yang lebih tinggi daripada penyandang disabilitas laki-laki dan dewasa.

“Undang-Undang Penyandang Disabilitas telah mengakui kerentanan tersebut dan telah mengatur perlindungan lebih kepada perempuan dan anak-anak penyandang disabilitas,” kata Sekjen Koalisi Perempuan Indonesia Dian Kartika melalui siaran pers diterima di Jakarta, Selasa (29/3).

Dian mengatakan perempuan dan anak-anak penyandang disabilitas umumnya mengalami diskriminasi berlapis. Hal itu telah diakui dalam Undang-Undang Penyandang Disabilitas yang telah disepakati pemerintah dan DPR untuk disahkan.

Undang-Undang tersebut telah mengatur hak-hak perempuan dan anak-anak penyandang disabilitas untuk mendapatkan perlindungan, khususnya atas kesehatan reproduksi.

“Menurut Undang-Undang tersebut, perempuan penyandang disabilitas berhak menerima atau menolak penggunaan alat kontrasepsi serta perlindungan lebih dari perlakuan diskriminasi berlapis, tindak kekerasan dan eksploitasi seksual,” tuturnya.

Dengan adanya aturan tersebut, Dian mengatakan pemerintah dapat melindungi perempuan penyandang disabilitas dari praktik-praktik sterilisasi dan penggunaan kontrasepsi paksa.

“Lebih jauh lagi, pemerintah dapat memenuhi hak-hak perempuan penyandang disabilitas untuk memiliki keturunan,” ujarnya.

Rancangan Undang-Undang Penyandang Disabilitas disetujui dalam Rapat Paripurna DPR pada Kamis (17/3) untuk disahkan menjadi undang-undang bersama dengan Rancangan Undang-Undang Penanganan Krisis Sistem Keuangan (ant)