in

Direktur Masih Hilang, RSUP NTB Pastikan Pelayanan Tidak Terganggu

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Manajemen Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan pelayanan rumah sakit tidak akan terganggu meski direkturnya dr H Mawardi Hamry MPPM belum ditemukan setelah dilaporkan hilang sejak Rabu (23/3) malam.

Kasubag Humas Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB Solikin di Mataram, Senin, mengakui hingga saat ini pelayanan di rumah sakit itu tetap berjalan seperti biasa.

“Sampai sekarang belum ada masalah baik di internal karyawan, perawat, maupun dokter. Begitu juga dengan pelayanan terhadap pasien tetap berjalan normal seperti biasa,” katanya.

Ia menuturkan, sejak Direktur RSUP NTB dilaporkan “menghilang”, pada Kamis (24/3) pihak manajemen langsung berkoordinasi dengan seluruh karyawan, perawat dan dokter untuk meminta tetap bertugas seperti biasa melayani masyarakat, sembari tetap berdoa keselamatan dr Mawardi Hamry.

“Sebetulnya sebelum kejadian ini, setiap usai apel pagi kami selalu diingatkan oleh manajemen untuk tetap bekerja dengan penuh semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, setelah kejadian itu manajemen rumah sakit terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi, termasuk ikut mencari keberadaan dr Mawardi Hamry.

“Koordinasi ini kita lakukan melalui komunikasi dan pesan singkat maupun grup di BBM, WA untuk menanyakan keberadaan Direktur RSUP, dengan harapan dr Mawardi Hamry bisa ditemukan dalam keadaaan selamat,” jelasnya.

Kendati telah berusaha mencari, pihak rumah sakit menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat kepolisian untuk mencari tahu keberadaan dr Mawardi Hamry.

“Kita semua berharap direktur segera bisa kembali dan bisa bertugas seperti biasa,” ujarnya.

Solikin membenarkan jika saat ini posisi dr Mawardi Hamry untuk sementara digantikan Wakil Direktur Bagian Umum dan Keuangan dr Lalu Hamzi Fikri MM yang telah ditunjuk pemerintah provinsi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUP NTB.

Namun diakuinya hingga hari ini (Senin, red) pihaknya belum menerima salinan SK Plt tersebut. Dengan adanya Plt, pihaknya berharap tugas dan kewenangan di RSUP NTB sudah tidak ada masalah.

“Meski sifatnya Plt, tetapi sudah membantu dalam tugas RSUP memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Yusron Hadi juga telah meminta kepada manajemen RSUP NTB untuk tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tidak terganggu dengan hilangnya dr Mawardi Hamry.

Yusron mengatakan terkait hilangnya Direktur RSUP NTB ini, pemerintah provinsi meminta dukungan dan doa kepada masyarakat, dr Mawardi Hamry segera mungkin dapat diketahui keberadaannya dalam keadaan sehat dan selamat.

Ia mengatakan, dr Mawardi Hamry memiliki posisi penting di salah satu instansi pelayanan publik yang ada di daerah itu, yakni sebagai Direktur RSUP NTB. Rumah sakit itu saat ini sedang melakukan penataan kualitas dan kuantitas pelayanan, seiring mulai beroperasi gedung RSUP yang baru di kawasan Dasan Cermen Kota Mataram.

“Tentu kehadiran kembali dr Mawardi Hamry di tengah-tengah kita sangat dinantikan, meski hingga saat ini belum diketahui keberadaannya dan pihak berwenang terus melakukan pencarian,” katanya. (ant)