Squidly Cole: “Jangan Buang Sampah Di Sungai”

Squidly Cole
Squidly Cole

kicknews.today Mataram – Penyanyi reggae asal Jamaika, Squidly Cole, mengajak warga kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, untuk peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah di sungai dan laut.

“Mari kita menjaga dan menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak lagi membuang sampah di sungai dan laut,” kata Squidly Cole di atas panggung musik terapung di Sungai Jangkuk, Ampenan, Kota Mataram, Sabtu, terkait peringatan Hari Air Sedunia.

Squidly Cole yang hadir dengan sejumlah aktivis lingkungan Blue Water Cruises dan Blue Soul Community, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Komunitas Semeton Ampenan yang mengajak masyarakat untuk peduli terhadap alam, khususnya sungai dan laut dari bahaya sampah.

Kehadiran Squidly Cole di kota Mataram, NTB, dalam rangkaian mengampanyekan peringatan Hari Air Sedunia, dengan mengajak masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di sungai maupun laut.

Selain mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai dan di laut, Squidly Cole juga menyumbangkan beberapa buah lagu reggae yang disaksikan ribuan warga yang memadati pinggiran Sungai Jangkuk.

Squidly Cole merupakan musisi reggae papan atas dunia dari Jamaika. Saat ini dia sebagai penabuh drum untuk keluarga anak-anak Bob Marley seperi Damian, Steven dan Ziggy Marley. Sebelumnya, dia pernah menjadi penabuh drum untuk Jimmy Clift dan sejumlah musisi reggae papan atas dunia lainnya.

Sementara itu, Koordinator Komunitas Semeton Ampenan selaku penyelenggara acara, Zia Helmi, menyatakan kondisi sungai di sejumlah negara tidak hanya di Indonesia sudah sangat parah.

Karena itu, dengan peringatan Hari Air Sedunia pihaknya ingin mengajak warga Mataram dan NTB untuk tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat, khususnya sungai dan laut.

“Kita ingin menyadarkan masyarakat bahwa membuang sampah di sungai dan di laut itu tidak baik. Buang sampah di sungai dan di laut sama artinya merusak generasi dan anak cucu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, semeton atau saudara Ampenan bersama Blue Water Cruises dan Blue Soul Community memang telah lama mengajak sejumlah artis internasional untuk ikut menggaungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan melaksanakan sejumlah program.

“Peringatan Hari Air tahun ini menjadi salah satu agenda yang telah dirancang untuk menginisiasi masyarakat, untuk peduli kelestarian lingkungan khususnya di perairan,” kata Helmi. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat