in

Pemkot Mataram Siapkan Layanan Pemesanan Lahan Pemakaman “Online”

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Dinas Pertamanan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mulai melakukan penataan terhadap dua lokasi tempat pemakaman umum (TPU) sebagai persiapan sistem pelayanan pemesanan lahan pemakaman secara daring (dalam jaringan) atau “online” “Dua TPU yang sedang kami tata adalah TPU Monjok dengan luas sekitar satu hektre, dan TPU Karang Medain dengan sisa lahan saat ini lebih dari 30 are,” kata Kepala Dinas Pertamanan Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Sabtu.

Dikatakannya, penataan yang dilakukan terhadap dua TPU itu adalah membuat petak-petak ukuran 2 x 1 meter dan memberikannya nomor.

Tujuannya, untuk memudahkan masyarakat sehingga saat memesan lahan pemakaman melalui “online” bisa memilih nomor petak mana yang akan digunakan.

“Ke depan penataan TPU ini akan menjadi percontohan dan semua TPU di kota ini akan kita tata seperti itu. Untuk melakukan penataan ini, kami telah menyiapkan anggaran sebesar Rp50 juta,” katanya.

Dikatakannya, layanan publik pemesanan lahan pemakaman secara “online” tersebut guna mengakomodasi kebutuhan lahan pemakaman bagi masyarakat kota yang meninggal, sebab selama ini masih ada warga yang kesulitan mendapatkan lokasi pemakaman.

“Selama ini lahan pemakaman tidak jarang dipemasalahkan warga kota, karena sebagian besar warga kota merupakan warga pendatang yang tinggal di perumahan dan tidak memiliki fasilitas TPU,” katanya.

Layanan lahan pemakaman “online” ini sebagai komitmen Pemerintah Kota Mataram membuka TPU untuk mengantisipasi kebutuhan pemakaman bagi warga di kota ini.

TPU di Kota Mataram dinilai menjadi salah satu kebutuhan mendesak, mengingat tingkat pertumbuhan dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi sementara lahan TPU semakin menyempit.

Saat ini TPU yang menjadi fasilitas dari pemerintah untuk masyarakat pendatang hanya di TPU Karang Medain, namun kondisinya saat ini sudah penuh, untuk itu harus segera diantisipasi Oleh sebab itu, dengan adanya sistem layanan pemesanan lahan pemakaman “online” ini diharapkan bisa mengurangi berbagai masalah yang akan timbul sekaligus mempermudah pihak keluarga mendapatkan lokasi pemakaman.

Ia mengatakan, program layanan lahan pemakaman “online” ini bekerja sama dengan salah satu operator seluler XL Axiata.

Artinya, masyarakat yang anggota keluarga meninggal belum memiliki lokasi pemakaman dapat menghubungi website yang akan ditentukan nantinya.

“Saat ini kami sedang menyiapkan berbagai perangkatnya, dan ditargetkan akan tuntas dalam 100 hari pertama kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota Mataram yang dilantik 17 Februari lalu,” kata Kemal.

Namun demikian, lanjutnya, sistem layanan pemesanan lahan pemakaman “online” itu tidak baku harus dipesan secara “online”, bagi warga yang tidak menguasi internet dapat datang langsung ke lokasi pemakaman dan memilih lokasi sesuai keinginan.

“Dalam pelayanan ini pemerintah kota memberikan pelayanan secara gratis, karena wali kota belum mengiginkan adanya penarikan retribusi terhahadap program pemakaman ini,” katanya. (ant)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan