Ini yang membuat Squidly Cole datang dari Amerika ke Ampenan!!

Squidly Cole (kanan) saat melakukan latihan musik di Studio Yankees, Ampenan, Jumat (25/3). (kicknews)
Squidly Cole (kanan) saat melakukan latihan musik di Studio Yankees, Ampenan, Jumat (25/3). (kicknews)

kicknews.today Mataram – Kondisi sungai saat ini tidak lepas dari perilaku masyarakat yang cenderung menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Dan perilaku tersebut harus segera di hilangkan.

Squidly Cole adalah satu satunya musisi dunia yang tertarik terlibat langsung membersihkan sungai yang membelah Kota Mataram itu. Sadar ada misi sosial didalamya, Squidly Cole tanpa ragu mengatakan “oke I’m Coming” ketika diminta datang ke Ampenan oleh sahabatnya, Britta Slipens, yang juga aktivis lingkungan. Bahkan kabarnya Squidly membatalkan sebuah konser di Amerika demi datang ke Ampenan untuk mengajak masyarakat agar tidak lagi menjadikan sungai “Bak Sampah” mereka.

“Dengan begitu kami berharap kita semua punya pandangan yang sama untuk mau peduli menjanga sungai,” kata Koordinator Sampan, Zia Helmi.

Acara dimulai sekitar pukul 14.00 Wita dengan acara Workshop tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dengan pemateri dari Badan Lingkungan Hidup Kota Mataram dan Direktur Polisi Air Polda NTB. Sementara itu pesertanya adalah para Kepala Lingkungan di sepanjang aliran Sungai Jangkok, Mataram.

Setelah Workshop acara akan dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan sampah. Ratusan personel TNI, Polri, PNS, mahasiswa dan warga sekitar telah menyatakan kesiapan untuk ikut serta. Kegiatan ini akan mengambil lokasi di sekitar jembatan Ampenan.

“Jadi nanti akan ada beberapa perahu karet, nah dari sana TNI, Polri dan perwakilan Pemkot Mataram menggunakan pengeras suara mengajak warga untuk tidak buang sampah,” ujarnya.

Kenapa Suara Sungai #4?

Even suara sungai #4 merupakan salah satu rangkaian dari program panjang Semeton ampenan bersama oceans.care community untuk menginisiasi terwujudnya Ampenan river park pada akhir tahun 2016. Salah satu wujud program tersebut adalah menghadirkan mesin penghalau dan pengangkut sampah dari sungai “trash waheel”.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat