BNN Tangkap Sipir Terlibat Narkoba

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Pamekasan – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas IIA Pamekasan, Jawa Timur, Kusmanto Eko Putro, mengakui, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menangkap oknum sipir setempat, karena terlibat narkoba.

“Memang benar ada sipir kami yang tertangkap BNN, karena terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Namanya, Zah,” katanya dalam keterangan pers di Pamekasan, Kamis (24/3).

Tapi, pemberitahuan tertulis terkait penangkapan itu belum diterimanya. “Sipir itu tertangkap bukan saat jam dinas, tetapi saat hari libur,” katanya.

Zah ditangkap oleh petugas BNN di sekitar Jembatan Suramadu dan diketahui membawa narkoba sebanyak 2 ons (namun, jumlah sabu-sabu versi Lapas Pamekasan sebanyak 1 ons).

Pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang menimpa sipirnya itu kepada petugas.

“Memang dalam beberapa hari ini, Zah tidak masuk, tanpa alasan jelas,” kata Kusmanto Eko Putro menjelaskan.

Kalapas bersedia memberikan keterangan pers, setelah pemberitaan mengenai tertangkapnya sipir di Lapas Klas IIA Pamekasan itu tersebar di berbagai media.

Kasus sipir tertangkap aparat karena menjadi kurir narkoba itu, bukan yang pertama kali terjadi. Kasus serupa juga terjadi pada tahun 2012 dengan pelaku berbeda. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat