in

Rumah Dikepung Pasukan Bersenjata, Gembong Narkoba Nyenyak Tidur

Penggeledahan yang dilakukan anggota Brimob Polda NTB di rumah IC, terduga bandar narkoba (kicknews)
Penggeledahan yang dilakukan anggota Brimob Polda NTB di rumah IC, terduga bandar narkoba (kicknews)
Penggeledahan yang dilakukan anggota Brimob Polda NTB di rumah IC, terduga bandar narkoba (kicknews)

kicknews.today Mataram – Ulah IC alias NY membuat geleng geleng kepala pasukan Brimob Polda NTB dan personel dari Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB. Saat rumahnya di Lingkungan Pelita Kelurahan Dasan Agung,Kota Mataram digerebek, Senin (21/3) sore kemarin, IC nyenyak tidur. Derap sepatu pasukan dan gonggongan anjing pelacak yang bergerak menyisir rumahnya membuatnya tetap bergeming di pembaringan.

Sementara warga sekitar mengetahui ada operasi mulai berkerumum. Jalan raya di sekitar TKP mulai macet lalu lalang kendaraan. Sementara aparat terus menyisir sekitar rumah residivis kambuhan yang pernah dipenjara dalam kasus peredaran narkoba.

Penggeledahan berlanjut ke dalam rumah IC, hingga ke kamarnya. Ternyata pria yang sehari hari sebagai kurir klontong ini masih mendengkur. “Akhirnya kita yang bangunin dia,” kata salah seorang petugas BNN.

Setelah sadar dari tidurnya, IC langsung diinterogasi petugas, diminta menunjukkan barang bukti sabu sabu yang diduga selama ini diedarkannya. Namun IC mengelak.

Petugas pun berpencar lagi, blusukan ke kamar kamar lain, sudut ruangan, lemari dan interior semua digeledah.
Pengecekan hingga ke bagian belakang rumah, bahkan beberapa anggota polisi memanjat hingga ke atap untuk mencari petunjuk ke barang bukti yang jumlahnya lebih besar.

“Tapi kami hanya temukan korek api dan bekas plastik poketan di atap rumah itu,” kata Kepala BNN Kombes Pol Drs. Sriyanto, M.Si melalui Kabid Penindakan AKBP Bunawar, SH.

Penggeledahan sore hingga menjelang magrib itu tak menemukan barang bukti yang dicari. IC tak bisa diamankan. “Dia sebenarnya TO (target operasi) kita sudah lama. Dari informasi, dia termasuk bandar besarnya,” kata Bunawar.

Mengenai dilibatkannya pasukan Brimob, diakuinya IC termasuk gembong narkoba cukup berbahaya. “Dia banyak pasukannya,” sebut Bunawar. Tapi beruntung saat operasi, tidak ada perlawanan dari IC. Hanya situasi cukup ramai, karena warga kampung keluar menyaksikan proses penggerebekan itu.*