BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Wajib Tau.. Amanat UU, Penyalah Guna Narkoba Wajib Direhabilitasi!!!

Kabareskrim Polri, Komjen Anang iskandar
Kabareskrim Polri, Komjen Anang iskandar

kicknews.today Mataram – Peraturan tentang narkotika dan psikotropika di Indonesia tampaknya sangat manusiawi untuk para pecandu narkoba yang sudah terlanjur masuk dalam lingkaran setan ini asalkan mereka benar-benar mau untuk sembuh dan berubah hingga lepas dari jerat narkoba.

Kabareskrim Polri Komjen Anang Iskandar dalam video convrence pagi tadi , Senin (21/3) kepada jajaran Humas Polri seluruh Indonesia yang menjelaskan mengenai operasi “Bersinar” dengan tujuan untuk memberantas peredaran narkoba yang kini menjadi perhatian serius bagi pemerintah.

“Orientasi utama kita adalah agar penyalah guna sembuh dari ketergantungannya terhadap narkoba” ujarnya.

Menurut Anang, bagi penyalah guna memang undang-undang menjamin untuk tidak ditahan, sesuai petunjuk Kapolri, kemudian kalau sudah sampai pada ranah pengadilan dan hakim menemukan kasus penyalah guna narkoba maka hukumnya wajib untuk dilakukan rehabilitasi.

“Salah atau tidak salah, terbukti ataupun tidak terbukti, hukumnya diputuskan untuk rehabilitasi sesuai dengan pasal 103 UU narkoba” lanjutnya.

Dilanjutkan bahwa pada intinya, penyalahguna ditangani oleh satuan tugas rehabilitasi dalam jenjang aturan operasi bersinar. Kemudian Anang juga menerangkan, kepada penyidik diberi kewenangan oleh peraturan pemerintah yang merupakan penjabaran UU narkotika yang berisi, penyidik, penuntut umum maupun hakim, walaupun terbukti salah namun hukumnya wajib diputuskan untuk rehabilitasi.

“Mungkin terdengar aneh, namun itulah Undang-Undang yang mengamanatkan seperti itu. kalau selama masa proses penyidikan, maka oleh penyidik maupun penuntut umum, diberi kewenangan menempatkan penyalah guna di tempat rehabilitasi” tegas Anang.

Dikatakan juga, kalau dulu pilihan penyidik hanya dua, yaitu menahan atau tidak, namun sekarang ditambah lagi dengan satu hal yaitu dengan menempatkan ke lembaga rehabilitasi narkoba yaitu rumah sakit yang ditunjuk.

Namun tentu saja untuk menentukan orang yang termasuk dalam kategori penyalah guna juga telah diatur rinci dalam undang-undang.

Anang menjelaskan mengenai hal ini bahwa penyalah guna adalah orang yang menguasai, memiliki atau menyimpan narkotika dalam jumlah tertentu, sedikit, untuk kepentingan satu hari saja dan dikonsumsi sendiri, maka itu termasuk dalam kategori penyalah guna narkoba.

“Inilah yang akan mendapat perlakuan rehabilitasi. Tapi kalau penyalah guna membawa atau menguasai narkoba dalam jumlah besar dan untuk dijual, maka ini yang harus dihukum berat” pungkasnya.*

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Perampok Semakin Berani, Wakapolda NTB: Kita kejar dan ‘sikat’ pelakunya

  kicknews.today – Menanggapi kejadian perampokan di Lingkungan Karang Bedil, Kota Mataram baru-baru ini, Wakapolda ...