BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kementrian LHK 2016 Pasang 10 IPAL Perbaiki Kawasan Pesisir Indonesia

Dirjen KLHK, MR Karliansyah (ist)
Dirjen KLHK, MR Karliansyah (ist)

kicknews.today Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2016 siap memasang 10 instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di wilayah pesisir Indonesia untuk memperbaiki kawasan pesisir dan pantai yang rusak akibat pencemaran dan aktivitas pertambangan.

Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Karliansyah, di Jakarta, Minggu (20/3), mengatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, KLHK ditargetkan memasang 50 IPAL di wilayah pesisir Indonesia.

“Kami akan pulihkan pesisir serta pantai yang kondisinya rusak karena pencemaran, tapi IPAL baru akan ada 10 tahun 2016,” katanya lagi.

Sebelumnya, ia mengatakan lagi, KLHK telah memasang lima IPAL di tiga lokasi yakni dua di Situbondo, dua di Cirebon, dan satu di Aceh. IPAL itu dipasang di permukiman nelayan kawasan pesisir.

Menurut dia, satu IPAL yang terpasang di pesisir tersebut dapat membantu mengurangi pencemaran pesisir akibat limbah domestik sekitar 500 kepala keluarga (KK).

“Kami bangun delapan kamar mandi dengan empat toilet untuk laki-laki dan empat toilet untuk perempuan. Limbah dari aktivitas ini diolah dulu baru masuk ke sungai,” ujar Karliansyah.

Direktur Pengendalian Pencemaran dan Air pada Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Sri Parwati Murwati Budi Susanti mengatakan peran pemerintah pada masing-masing daerah untuk berupaya mengurangi pencemaran sungai di hulu dari limbah domestik juga sangat penting.

“Temanya di sini itu gotong-royong. Pemda juga harus rajin sosialisasi untuk mengurangi limbah domestik,” ujarnya pula.

Seperti di Jakarta, menurut dia, pemda bisa memulai untuk program pembangunan IPAL komunal.

“Jangan sampai Giant Sea Wallace malah jadi IPAL besar untuk Jakarta nantinya. Karenanya dari hulu pemda juga harus bisa lihat,” kata dia.

Berdasarkan data KLHK diketahui 70 persen pencemaran di pesisir dan pantai banyak disebabkan oleh pembuangan limbah domestik. Karen itu, pemasangan IPAL menjadi salah satu upaya mitigasi bencana krisis air bersih di Indonesia. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Aspal Curah Perusahaan Kalla Group Meluber, Ancam Cemari Laut KLU

  Lombok Utara – Meski belum beroperasi secara optimal, PT Bumi Sarana Utama (Kalla Group) ...