BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

770 Prajurit/Sipil Ikuti Latihan Kesiapsiagaan Becana

diklat bencana
770 prajurit TNI Korem 162/Wira Bhakti dan instansi sipil di Nusa Tenggara Barat menggelar latihan penanganggulangan bencana alam di Lapangan Malomba kota Mataram, Sabtu (19/3) dipimpin Wagub NTB Muhammad Amin (kicknews.BiroHumasNTB)

kicknews.today Mataram – Sebanyak 770 prajurit TNI Korem 162/Wira Bhakti dan instansi sipil di Nusa Tenggara Barat menggelar latihan penanganggulangan bencana alam di Lapangan Malomba kota Mataram, Sabtu (19/3).

Kegiatan latihan penanganggulangan bencana alam yang diikuti 770 personel gabungan dari 515 prajurit TNI dan 255 personel dari instansi sipil itu dipimpin Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin.

Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengatakan berdasarkan data BNPB, Provinsi NTB merupakan salah satu daerah dari 15 provinsi di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, baik yang disebabkan faktor alam maupun nonalam.

“Fakta tersebut memberikan konsekuensi bagi NTB untuk selalu siaga dalam setiap kondisi. Terlebih dengan terjadinya anomali cuaca yang sulit diprediksi saat ini,” kata Muhammad Amin.

Untuk itu, kata Amin, penyelenggaraan penanggulangan bencana menjadi hal utama yang harus dilakukan. Karena, dengan kegiatan latihan ini, menjadi salah satu langkah strategis untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam.

“Datangnya bencana alam memang tidak bisa diprediksi. Tetapi, untuk mengantisipasinya, kita harus berikhtiar dan tetap melakukan langkah strategis agar selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam,” jelasnya.

Ia mengatakan, belajar dari pengalaman dan pendapat para pakar, perlu latihan penanggulangan bencana karena bencana tidak diketahui kapan terjadi.

“Jadi kesiapsiagaan ini merupakan upaya terbaik dalam mengurangi korban jiwa ataupun kerugian materi,” ujarnya.

Amin berharap seluruh peserta benar-benar serius dalam mengikuti pelatihan, sehingga menjadi lebih siap, siaga dan lebih waspada dalam menghadapi bencana dan seluruh risiko yang mungkin terjadi di NTB.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede mengatakan kegiatan latihan gabungan personel TNI dan instansi sipil itu akan dilaksanakan di daerah Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Kata dia, Sembalun dipilih mengingat wilayah itu berada di bawah kaki Gunung Rinjani, yang sering terjadi bencana alam.

“Kita berharap dengan latihan ini dapat melatih kesiapan para anggota jajaran Korem 162/WB dalam menghadapi terjadinya bencana alam dan dapat memberikan pertolongan kepada masyarakat, khususnya saat terjadinya bencana alam.

Apalagi, kondisi geografis wilayah NTB khususnya Lombok dikelilingi lautan, perbukitan dan memiliki gunung berapi yang masih aktif seperti Gunung Barujari.

“Jadi tidak menutup kemungkinan bencana alam bisa saja terjadi di wilayah kita, untuk itu kegiatan latihan ini sangat penting untuk dilaksanakan,” katanya.

Hadir dalam kegiatan pembukaan latihan tersebut, Dan Kodiklat TNI, Danpuslat Kodiklat TNI, Dirlat Kodiklat TNI beserta Tim, Kapolda NTB, FKPD Provinsi NTB, Kepala Basarnas NTB, Kepala BNPB NTB, Danlanal Mataram, Danlanud Rembiga, Dandim 1606/Lobar, Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB, serta Para Kasi Korem 162/WB.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Anggaran Bencana Minim, BPBD Mengeluh

  Mataram – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nusa Tenggara Barat H Muhammad Rum mengeluhkan ...