Jadilah yang Pertama Tau

Reklamasi Teluk Benoa = Bencana Bagi Bali

Aksi masyarakat menolak reklamasi teluk benoa bali (tempo)
Aksi masyarakat menolak reklamasi teluk benoa bali (tempo)

kicknews.today Jakarta – Para Aktivis peduli lingkungan mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berhati-hati dalam membuat keputusan soal reklamasi di Teluk Benoa, Bali.

“Pemerintah harus menjadikan Bali lebih baik, agar dicintai masyarakat Indonesia dan dunia. Bukan malah merusaknya dengan reklamasi Teluk Benoa,” tegas aktivis ’98 dari Front Jakarta, Edysa Tarigan dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/03).

Eki, sapaan akrabnya, menyatakan demikian, lantaran Perpres No. 51/2014, payung hukum reklamasi tersebut, mengubah status konservasi Teluk Benoa menjadi zona penyangga atau kawasan pemanfaatan umum.

Akibatnya, kawasan konservasi di kawasan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita), berkurang luasannya.

Hal ini mendorong sedikitnya 176 aktivis ’98 yang tergabung dalam Solidaritas Komunitas Gerakan 98 menolak rencana Reklamasi Teluk Benoa. Terlebih, desakan serupa terus disuarakan rakyat Bali.

“Semangat dan api reformasi akan terus kami kobarkan guna menolak reklamasi Teluk Benoa,” tegas ketua umum Barisan Relawan Nasional (BRN) itu.

“Dan menjadi harga mati bagi eksponen ’98 yang peduli dan ikut menyatakan solidaritas tanpa batas untuk perjuangan Rakyat Bali,” pungkas Eki.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat