in

Inarritu Raih Oscar Untuk Sutradara Terbaik Lewat Film The Revenant

Alejandro Inarritu raih sutradara terbaik berkat filmnya The Revenant (net)
ilustrasi - Poster Film The Revenant (net)
ilustrasi – Poster Film The Revenant (net)

kicknews.today Los Angeles – Alejandro G Inarritu asal Meksiko, Minggu (28/2), memenangkan penghargaan sutradara terbaik Oscar untuk drama “The Revenant” tentang pemburu bulu binatang yang bertahan dari serangan beruang dan melintasi daerah terpencil di musim dingin.

Inarritu adalah pembuat film pertama dalam lebih dari 60 tahun yang memenangkan sutradara terbaik dalam penghargaan Oscar dua tahun berturut-turut. Inarritu memenangkan sutradara terbaik tahun lalu lewat filmnya, “Birdman”.

Inarritu sudah memenangkan penghargaan di Golden Globe, British Academy of Film and Television (BAFTA) Inggris dan penghargaan Directors Guild lewat filmnya yang berjudul “The Revenant.” “Saya sangat beruntung berada di sini malam ini, tapi sayangnya banyak orang lain tidak memiliki keberuntungan serupa,” kata Inarritu di atas panggung.

Dia mengutip satu baris dari film di mana karakter utamanya mengacu pada prasangka rasial terhadap anak lelakinya yang memiliki ras campuran.

“Sungguh kesempatan besar untuk generasi kita untuk benar-benar membebaskan diri dari semua prasangka dan pemikiran kesukuan ini dan memastikan untuk sekali dan selamanya bahwa warna kulit Anda tidak relevan seperti panjang rambut kita,” ujar Inarritu sambil menyentuh rambut panjangnya.

Sebagai seorang Hispanik, dia adalah salah satu dari hanya segelintir calon dari kelompok kecil tahun ini dalam penghargaan Academy Awards. Kurangnya keragaman memicu kebangkitan kehebohan #OscarsSoWhite untuk tahun kedua.

“The Revenant,” yang terinspirasi dari kejadian nyata, dibintangi Leonardo DiCaprio sebagai pemburu bulu binatang abad ke-19 yang diserang oleh beruang dan ditinggalkan untuk mati oleh timnya. Dia melakukan pencarian untuk membalas dendam terhadap orang-orang yang meninggalkannya.

“The Revenant” difilmkan di Kanada dan Argentina selama tujuh bulan dengan hanya menggunakan cahaya alami dalam pengaturan luar ruangan yang sulit dan dilanda cuaca dingin yang hebat.

Inarritu menggambarkan “The Revenant” sebagai penghormatan kepada asal-usul pembuatan film karena penggambilan gambar dilakukan di lokasi dengan beberapa efek khusus.

Film sebelumnya karya sutradara itu termasuk “Biutiful”, “Babel,” “21 Grams” dan “Amores Perros.” Inarritu meninggalkan Meksiko pada usia muda untuk bekerja di kapal kargo, menghabiskan waktu di Eropa sebelum kembali ke kampung halaman untuk belajar di Mexico City.

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan