Polisi Korban Baku Tembak Dengan Teroris Bima Dilarikan Ke Bali

hely Bell 412 saat mendarat di bandara Sultan M Salahudin Bima menjemput korban Bharada Efendi sekitar pukul 13.00 Wita siang tadi (kicknews,ist)
Hely Bell 412 saat mendarat di bandara Sultan M Salahudin Bima menjemput korban Bharada Efendi sekitar pukul 13.00 Wita siang tadi (kicknews,ist)

kicknews.today Mataram – Seorang polisi dari satuan Subden A Brimob Polda NTB yang menjadi korban saat aksi penggerebegan salah seorang terduga teroris dan terjadi baku tembak pagi tadi, Senin (15/2) di kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda Kota Bima dilarikan ke Rumah Sakit Sanglah Bali dengan menggunakan helikopter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dalam keterangan persnya Kapolda NTB menerangkan bahwa Bharada Efendi yang pagi tadi terlibat dalam aksi penggerebegan terduga teroris mengalami luka pada pada lengan, namun peluru masih bersarang dan dikhawatirkan menembus paru-paru sehingga harus segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis lengkap.

baca juga : Polisi Tembak Mati Teroris di Bima, Satu Polisi Terluka

“Sudah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Umum Bima, namun memang harus dilakukan penanganan medis yang lebih sempurna karena ada kehawatiran peluru menembus paru-paru” ujarnya.

Saat pengerebegan, lanjutnya, Bharada Efendi sebenarnya sudah menggunakan rompi anti peluru, namun nahas peluru yang ditembakkan dari senjata Fajar sang terduga teroris mengenai bagian sela-sela samping kiri yang memang tidak terlindungi oleh rompi.

“jadi masuk melalui lengan kiri dan tembus ke paru-paru” pungkasnya.

Ditambahkan Kapolda, bahwa saat ini korban Bharada Efendi telah sampai di Denpasar Bali dan langsung menuju ke Rumah Sakit Sanglah untuk dilakukan operasi.

Sebelumnya diberitakan, polisi pagi tadi, Senin (15/2) melakukan penggerebegan di rumah orang tua dari terduga teroris Fajar, yang memang merupakanburuan lama dari Densus 88 Anti Teror karena telah terlibat dalam beberapa aksi teror di Poso dan Bima diantaranya pada kasus penembakan Kapolsek Ambalawi AKP Anumerta Abdul Salam beberapa waktu yang lalu.*

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat