Pol PP Mataram Minta BNN Gencarkan Razia Kafe

Pol PP mataram diberi pengarahan saat apel pagi sebelum melaksanakan kegiatan (Kicknews, Foto : Bayu Pancapati)

kicknews.today Mataram – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat terus menggencarkan razia di kafe-kafe sebagai salah satu upaya pencegahan peredaran narkoba.

“Kita mengapresiasi langkah BNN yang telah melakukan razia bersama jajaran terkait dan berhasil menemukan indikasi sejumlah kafe di Kota Mataram dipergunakan sebagai tempat transaksi narkoba,” kata Kepala Bidang (Kabid) Trantibum Satpol PP Kota Mataram Bayu Pancapati di Mataram, Senin (15/2).

Pernyataan itu dikemukakannya menanggapi hasil razia yang dilakukan BNN bersama jajaran Polda NTB pada Sabtu (13/2) malam di sejumlah kafe remang-remang di kawasan Cakranegara Kota Mataram yang diduga menjadi tempat jual beli narkoba.

“Jika sudah ada indikasi seperti itu, kami berharap aparat kepolisian dapat menindaklanjuti hal itu. Bila perlu kafe itu ditutup atau dipasang ‘police line’,” katanya.

Sementara untuk pengawasan selanjutnya, Satpol PP Kota Mataram akan melakukan koordinasi dengan tim terpadu dari TNI/Polri, BNN kota/provinsi, termasuk camat dan lurah untuk menghindrai hal-hal yang tidak diinginkan karena akan menghadapi masyarakat yang keberatan bahkan ada juga yang mabuk.

“Kalau anggota saya saja yang turun, kasihan sebab anggota kami tidak memiliki perlengkapan senjata yang cukup,” ujarnya.

Bayu menyebutkan, tindak lanjut untuk kafe yang sudah terbukti menjadi tempat transaksi jual beli narkoba harus ditutup seperti halnya kafe di kawasan Batu Ringgit, karena hal itu sudah mengganggu dan meresahkan masyarakat.

Penutupan kafe yang terbukti melanggar aturan itu sekaligus memberikan efek jera bagi pengusaha lainnya agar tidak melakukan hal serupa.

“Kita tidak bisa melakukan pencabutan izin, karena mereka tidak memiliki izin operasional, dan jalan satu-satunya adalah kita tutup,” katanya.

Terkait dengan itu, Bayu mengimbau para pengusaha agar dapat menjaga kondusivitas Kota Mataram karena banyak juga pengusaha yang ingin mencari untung dengan hal-hal negatif.

“Silakan kalau ingin berusaha membuka warung, jual barang-barang yang layak konsumsi serta halal dan jangan diselingi dengan minuman beralkohol apalagi narkoba yang sudah jelas dilarang pemerintah,” katanya.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat