Ini Penjelasan BMKG Terkait Gempa Jumat Lalu

capture parameter gempa bumi BMKG (kicknews)
capture parameter gempa bumi BMKG (kicknews)

kicknews.today Kupang – Gempa Bumi berkekuatan 6,6 skala Richter (SR) yang menguncang Kabupaten Sumba Barat pada Jumat (12/2) pekan lalu, diakibatkan karena adanya aktivitas sesar naik (thrust fault), kata Pelaksana Tugas Kepala BMKG, Stasiun Geofisika Klas 1 Kupang, Ikhsan.

“Gempa yang terjadi di Sumba Barat itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer di atas permukaan laut itu, karena ada aktivitas sesar naik di lokasi terjadinya gempa itu,” katanya kepada Antara saat ditemui di Kupang, Senin.

Lebih lanjut Ikhsan menjelaskan sesar naik adalah sesar di mana salah satu blok batuan bergeser ke arah atas dan blok bagian lainnya bergeser ke arah bawah di sepanjang bidang sesarnya.

Artinya bahwa menurutnya terjadi sedikit pergeseran permukaan laut yang terjadi pada saat gempa bumi yang terjadi di titik koordinat 9,77 lintang selatan dan 119,34 bujur timur pada jarak 14 km arah baratdaya Sumba Barat.

Ia menambahkan, data parameter sesar menunjukkan nilai Strike= 97, Dip= 61, dan Slip= 99. Nilai ini menggambarkan adanya sebuah pola penyesaran yang berarah barat-timur.

“Gempa bumi yang terjadi pada pekan lalu itu merupakan jenis gempa bumi ‘interplate’ (terjadi di batas antar-dua lempeng) dengan hiposenter menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia,” tuturnya.

Ikhsan menambahkan jika ditinjau hiposenter gempa bumi itu pada peta tektonik setempat, terlihat bahwa sumber gempa bumi yang terjadi di Sumba Barat terletak di zona transisi antara zona megathrust ke zona Benioff, dari zona penyusupan lempeng landai menuju zona penyusupan lempeng curam di lepas pantai selatan Sumba Barat.

Pria yang nantinya akan dipindah tugaskan di BMKG Makassar tersebut, juga mengatakan bersyukur karena gempa yang terjadi tersebut masih terbilang dalam intensitas rendah dan tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan material yang sangat parah.

Sebelumnya diberitakan gempa bumi terjadi di Sumba Barat pada Jumat (12/2) lalu. Guncangan gempa bumi itu tidak hanya dirasakan di Kabupaten Sumba Barat saja dengan skala intensitas V-VI MMI, tetapi juga terjadi di Bima dengan skala III-IV, Denpasar Bali dengan skala II-III MMI di Denpasar Bali, dan di Dompu dan Mataram III MMI.


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat