in

Dinas Pertamanan Mataram Usulkan Ada Polisi Taman. Kenapa?

taman sangkareang Mataram (net)
taman sangkareang Mataram (net)
taman sangkareang Mataram (net)

kicknews.today Mataram – Dinas Pertamanan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan mengusulkan polisi taman yang akan bertugas 24 jam menjaga sejumlah fasilitas taman di kota ini.

“Petugas polisi taman ini akan coba kami usulkan dalam APBD Perubahan 2016,” kata Kepala Dinas Pertamanan Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Senin (15/2).

Ia mengatakan, usulan pengadaan petugas khusus yang direkrut dari warga sekitar menjadi polisi taman ini berawal dari seringnya terjadi kerusakan fasilitas bermain anak-anak dan tanaman yang ada di sejumlah taman kota.

Pria yang kerap disapa Kemal ini mengakui, selama ini keterbatasan personelnya yang ada tidak bisa melakukan pengawasan maksimal terhadap berbagai fasilitas di taman kota.

“Saya hanya memiliki 12 orang satgas taman, yang bertugas hanya patroli tidak menetap dan kerja dari pukul 07.30-16.00 WITA,” sebutnya.

Sementara, masyarakat lebih banyak mengunjungi taman-taman kota di atas jam itu, untuk melepas penat setelah beraktivitas.

Dia menilai, kerusakan beberapa fasilitas bermain anak-anak di sejumlah taman kota tentu mengharuskan pemerintah tetap mengalokasikan biaya pemeliharaan setiap tahunnya.

“Tahun 2016 ini, kita mengalokasikan Rp75 juta untuk memperbaiki fasilitas bermaian yang rusak. Tapi, baru selesai kita berbaiki yang satu, beberapa minggu ke depan pasti ada saja yang rusak lagi,” katanya.

Kondisi ini, kata dia, terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat yang berkunjung ke taman kota dan pengawasan yang lemah. Pasalnya, fasilitas bermain anak-anak seperti ayunan, timbangan, perosotan dan sejenisnya digunakan juga oleh orang dewasa.

“Semestinya mereka sadar bahwa fasilitas anak-anak itu hanya untuk anak di bawah tujuh tahun,” katanya.

Terkait dengan itu, jika sudah ada polisi taman, pihaknya yakin polisi taman dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal.

Seperti yang dilakukan oleh beberapa daerah maju lainnya, misalnya di Kota Malang, Surabaya, Jakarta dan Bandung, sehingga keberadaan taman dan fasilitas lainnya bisa terjaga dan tertata.

Untuk tahap awal, kemungkinan polisi taman yang akan diajukan sekitar dua orang untuk satu taman, atau disesuaikan dengan luas taman bermain.

Adapun beberapa taman di Kota Mataram yang dilengkapi dengan fasilitas bermain anak-anak antara lain di, Taman Sangkareang, Taman Udayana, Taman Loang Baloq, Taman Pantai Ampenan dan Taman Selagalas.

“Semoga usulan kita ini bisa terealisasi, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung taman kota,” katanya. (ant)


Tinggalkan Balasan