in

Cihuuii, Pemkot Mataram Mau Buka Akses Jalan Pinggir Sungai

kali jangkuk ampenan kota Mataram (net)
kali jangkuk ampenan kota Mataram (net)
kali jangkuk ampenan kota Mataram (net)

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, tahun 2017 memprioritaskan akan membuka beberapa akses jalan di pinggir sungai untuk mempermudah pemeliharaan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk rencana tahap awal ini, kita akan membuat jalan terusan di sepanjang Kali Jangkok, yang merupakan program lanjutkan dari pembukaan akses jalan sebelumnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Mataram H Mahmuddin Tura di Mataram, Minggu (14/2).

Selain Kali Jangkok, akses jalan yang perlu dibuka juga adalah di pinggir Kali Unus karena akibat tidak adanya jalan, pemeliharaan Kali Unus kurang optimal sehingga sedimentasi kali terus menggunung dan akibatnya terjadi luapan air dan banjir disaat musim hujan.

Namun demikian, lanjutnya, pemerintah terlebih dahulu akan membuka jalan di pinggir Jangkok agar target pembukaan jalan hingga ke Pantai Ampenan dapat terealisasi.

“Karena itu, tahun ini kita sedang melakukan kajian untuk pembukaan jalan terusan pinggir Kali Jangkok dari Jembatan Dasan Agung hingga ke Jembatan Ampenan dengan panjang masing-masing sekitar satu kilometer di bagian kiri dan kanan,” sebutnya.

Kajian yang akan dilakukan diantaranya, melihat kondisi sempadan sungai, yang saat ini sudah dipadati bangunan rumah warga dan fasilitas umum lainnya.

“Kalau untuk di bagian utara, sebagian sudah ada jalannya tinggal kita teruskan dan sesuaikan dengan kondisi yang ada,” katanya.

Tetapi tampaknya, lanjut Mahmuddin Tura, bagian selatan Kali Jangkok harus dipikirkan karena hampir semuanya warga pinggir Kali Jangkok membangun di sempadan sungai, sehingga pemerintah kota harus menyiapkan dana untuk pembebasan lahan yang lebih besar.

Dia mengatakan, setelah dilakukan kajian tahun ini, diharapkan tahun 2017 pemerintah kota bisa mulai merealisakan rencana pembuatan jalan terusan bagian kiri dan kanan itu.

Dengan adanya pembukaan jalan baru, katanya, diharapkan berbagai peluang dan kesempatan usaha akan terbuka sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program pembukaan jalan baru di pinggir Kali Jangkok ini merupakan bagian dari program revitalisasi sungai,” ujarnya.

Pemerintah Kota Mataram sebelumnya juga telah membuka akses jalan baru di pinggir Kali Jangkok mulai dari Jembatan Udayana hingga ke Jembatan Dasan Agung dengan panjang masing-masing satu kilometer untuk kiri dan kanan kali.

Program pembangunan jalan yang membebaskan puluhan rumah dan lahan milik warga itu rampung dikerjakan pada akhir 2015 dan kini masyarakat pinggir Kali Jangkok khususnya telah merasakan manfaat dari pembukaan akses jalan tersebut dengan berbagai aktivitas positif.

Aktivitas positif yang dimaksud di antaranya munculnya pedagang kaki lima, berbagai jenis usaha jasa bahkan setiap petang jalan pinggir kali menjadi tempat warga sekitar melepas penat. (ant)

Tinggalkan Balasan