Waduh,. Ada Narkoba Jenis Baru Beredar di Gili Trawangan

AKP Agus Dwi Ananto SH, menunjukan narkoba jenis baru yang berhasil disita jajarannya (kicknews)
AKP Agus Dwi Ananto SH, menunjukan narkoba jenis baru yang berhasil disita jajarannya (kicknews)

kicknews.today Mataram – Peredaran narkoba memang sudah pada taraf yang meresahkan. Berbagai cara para bandar dan produsen barang haram ini menggaet konsumennya untuk kepentingan pribadi tanpa peduli akan kerusakan moral yang diakibatkan karena mengkonsumsi narkoba.

Di Gili Trawangan, sebuah pulau tropis yang sangat menawan di Nusa Tenggara Barat yang dikenal dengan pantainya yang mempesona, satu narkoba jenis baru didapat dari hasil tangkapan Polda NTB yang tergabung dalam satuan tugas Operasi Antik Gatarin 2016 pada hari Jumat 5 Februari 2016 yang lalu.

Dalam konfrensi pers yang digelar di ruangan Humas Polda NTB tadi, Kamis (11/2), Kanit II Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB AKP Agus Dwi Ananto SH menerangkan kalau narkoba jenis baru ini dikenal dengan nama MDPV atau Suplemen MG di pasar gelap.

baca juga : Pekerja Asing Ilegal Banyak di Sektor Pariwisata NTB Terutama 3 gili

Dia menjelaskan kalau narkoba jenis ini merupakan turunan langsung dari ekstasi yang sudah dikenal sebelumnya.

“Narkoba jenis ini merupakan hasil pengolahan ekstrak dari jenis ekstasi” ujarnya.

Tidak sedikit, sebanyak 12,69 gram MDPV berhasil disita oleh jajarannya dalam operasi tersebut berikut dua orang tersangka pengedarnya berinisial TI alias RI dan MD alias AG yang masing-masing merupakan warga Labuapi Lombok Barat dan warga Cakranegara Mataram dimana mereka sehari-hari diketahui bekerja di Gili Trawangan.

Mengenai asal usul barang, Agus mengatakan kalau pihaknya sedang mendalami perkara itu, bisa saja dari luar wilayah NTB ataupun dari dalam NTB sendiri.

“Yang pasti kita sedang selidiki, tapi kalau dari mana, mungkin terlalu dini untuk kami bisa ungkapkan” paparnya.

Dia mengaku kalau pihaknya sekarang sedang berkoordinasi dengan Mabes Polri dan Polda-Polda Lain guna menelusuri peredaran dari narkoba jenis baru tersebut.

Harga dari narkoba ini, lajutnya tentu saja jauh berbeda dari jenis narkoba yang sudah lama beredar di pasaran. Diketahui di pasar gelap seorang bandar bisa menjual seharga 2 juta sampai dengan 5 juta per paket, apalagi jika target penjualannya adalah tamu asing yang sedang ingin menikmati liburan di Gili Trawangan.

“Kami tidak akan toleransi terhadap wilayah manapun di NTB, semua akan kami pantau dan jika ada peredaran narkoba yang pasti akan berurusan dengan hukum yang berlaku” tegasnya.*

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat