Dortmund Melaju Ke Semifinal Piala Jerman

borussia dortmund (net)
borussia dortmund (net)

kicknews.today Berlin – Pierre-Emerick Aubameyang membukukan gol ke-30nya pada musim ini pada Selasa (9/2), untuk membantu Borussia Dortmund melaju ke semifinal Piala Jerman berkat kemenangan 3-1 di markas VfB Stuttgart.

Penyerang Gabon Aubameyang dan pemain sayap Jerman Marco Reus mengemas gol sebelum Henrikh Mkhitaryan menambahi gol ketiga pada fase akhir pertandingan.

Aubameyang kini telah mencetak gol dari ketujuh pertandingan terakhir Dortmund di ajang Piala Jerman, terhitung sejak awal musim lalu, dan ia juga mengemas gol saat Dortmund kalah 1-3 di final dari Wolfsburg Mei silam.

“Auba tahu bagaimana untuk memaksimalkan peluang-peluangnya dan ia bekerja keras pada penyelesaiannya setiap hari,” kata Reus.

“Menyenangkan untuk bermain bersama dia.” Dortmund berada di semifinal untuk musim ketiga secara beruntun, sedangkan Stuttgart melihat laju lima kemenangan beruntunnya, sejak pertengahan Desember, terhenti.

Bayern Munich asuhan Pep Guardiola akan berusaha untuk bergabung dengan Dortmund iempat besar ketika mereka bermain melawan VfL Bochum pada Rabu, sedangkan tim kecil Heidenheim akan menjamu Hertha Berlin.

Dortmund membuka keunggulan di Mercedes Benz Arena Stuttgart ketika sepakan Reus melesak masuk saat pertandingan baru berlangsung lima menit.

Stuttgart berupaya bangkit dan menyamakan kedudukan ketika tembakan Lukas Rupp terdefleksi Mkhitaryan dan masuk ke gawang Dortmund pada menit ke-21, untuk membuat para penggemar tuan rumah bersorak gembira.

Tim tamu kembali unggul ketika Reus memberi sodoran bola kepada Aubameyang untuk mengukir gol ke-30nya di semua kompetisi, pada menit ke-31 ketika Stuttgart gagal mengatasi kecepatan Dortmund.

Menjelang pertandingan usai, Aubameyang melaju cepat dan menarik keluar kiper Stuttgart Mitchell Langerak dari gawangnya untuk membuat Mkhitaryan dapat menyelesaikan peluang dengan mudah pada ke-89.

Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, pemain veteran Claudio Pizarro membantu mengamankan kemenangan 3-1 Werder Bremen atas Bayer Leverkusen di perempat final, di mana ia memainkan peran kunci pada kemenangan mengejutkan mereka.

Ada rasa Amerika Latin yang kuat di BayArena Leverkusen, ketika Bremen memastikan tempat mereka pada semifinal yang akan dimainkan pada April.

Pemain asal Meksiko Javier Hernandez membawa Leverkusen memimpin, kemudian bek tengah Bremen asal Argentina Santiago Garcia menyamakan kedudukan sebelum bek Bayer yang berasal dari Brazil Wendell diusir keluar lapangan sebelum turun minum.

Setelah Wendall diusir keluar lapangan, penyerang asal Peru berusia 37 tahun Pizaro mencetak gol kedua Bremen dengan mengonversi penalti yang dihasilkan dari pelanggaran sebelumnya, kemudian memiliki andil untuk gol ketiga mereka.

“Kami bertahan dengan sangat baik dan kami bereaksi sebagai satu unit setelah kemasukan gol,” tutur Pizaro.

“Sekarang kami melaju lebih jauh di ajang Piala (Jerman).” Leverkusen membuka keunggulan ketika mantan penyerang Manchester United Hernandez meneruskan rekor mencetak golnya pada tiap-tiap putaran di Piala Jerman.

Itu merupakan gol ke-22nya untuk Bayer musim ini di semua kompetisi.

Setelah pergerakan Stefan Kiessling dllanggar bek Bremen asal Spanyol Alejandro Galvez di kotak penalti, “Chicharito” menjadi eksekusi penalti yang dihasilkan dan memasukkan gol pada menit ke-22.

Keunggulan itu hanya berlangsung selama sembilan menit ketika bek tengah Bremen yang berasal dari Argentina Santiago Garcia membawa Werder menyamakan kedudukan dengan melesakkan bola ke sudut kiri bawah gawang Leverkusen untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Tuan rumah mendapat bencana ketika Wendell mendapat kartu merah akibat pelanggarannya terhadap Bartels, yang sedang melaju ke gawang, sebelum turun minum.

Pizarro, yang pada akhir pekan lalu menjadi pemain asing pertama yang mencatatkan 400 penampilan di Liga Jerman, mengemas gol kedelapannya musim ini.

Pizarro kemudian memainkan peran besar bagi gol ketiga Bremen, ketika tembakannya dapat dibendung kiper Leverkusen Bernd leno, namun Florian Grillitsch mampu menyambar bola pantul pada menit ke-82. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat