Seorang Polisi Gugur Dalam Baku Tembak Dengan Kelompok Teroris Santoso

Foto suasana usai baku tembak polisi dengan kelompok teroris santoso (fb)
Foto suasana usai baku tembak polisi dengan kelompok teroris santoso (fb)

kicknews.today Poso, Sulteng – Baku tembak antara personel Operasi Tinombala Polda Sulteng dengan kelompok sipil bersenjata yang diduga kuat anggota teroris pimpinan Santoso, kembali terjadi di Desa Sangginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Selasa tadi, sekitar pukul 10.00 WITA, menewaskan dua orang oknum teroris dan seorang polisi gugur.

Pimpinan Operasi Tinombala Poso Kombes Pol Leo Bona Lubis mengemukakan kepada wartawan di Mapolres Poso, Selasa (9/2), baku tembak itu berawal ketika personel operasi menerima informasi intelejen bahwa ada sekolompok orang yang mencurigakan ingin membeli sembako di Desa Sangginora.

baca juga: Balas Dendam, Tiga Wanita Bima Masuk Kelompok Teroris Santoso

Personel kemudian langsung dikerahkan melakukan penjagaan dan pencarian orang tersebut yang dilaporkan menggunakan mobil Avanza warna hitam.

Personel Operasi Tinombala kemudian berhasil mencegat mobil tersebut yang ditumpagi dua orang anggota kelompok bersenjata. Ketika akan diperiksa, penumpang mobil itu langsung mengeluarkan tembakan ke arah polisi, sehingga terajadi kontak senjata di antara kedua kelompok di dalam desa tersebut.

“Ada tiga orang meninggal dunia dalam baku tembak itu, dua dari pihak kelopok bersenjata dan satu dari kepolisian yakni berinsial WS dengan pangkat brigadir,” ujar Leo Bona Lubis.

Korban WS mengalami luka di bagian dagu sebelah kanan yang tembus bagian belakang kepala. Jenazah korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Poso, dan kini dalam proses evakuasi ke Kota Palu.

Mengenai identitas dua jenazah oknum teroris itu, Leo Bona mengaku masih dalam proses identifikasi. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat