Ini Cara Junk Food ‘Memporak-Porandakan’ Tubuh Dalam 9 Hari

junk food, unhealthy nutrition (net)
junk food (net)

kickfresh.kicknews.today – Tak perlu menjadi ilmuwan atau bahkan ahli gizi untuk mengetahui konsumsi junk food atau makanan siap saji berlebihan buruk bagi tubuh. Namun, burger dan kentang goreng memang sangat menggiurkan dan membuat Anda lupa.

Segera hentikan kebiasaan makan siap saji dan mulai konsumsi makanan sehat. Satu porsi makanan dengan kadar lemak dan gula tinggi bisa mengubah tubuh Anda menjadi buruk. Ini adalah tujuh hal yang bisa dilakukan makanan siap saji pada tubuh hanya kurang dari sembilan hari.

Menggangggu metabolisme

Jika Anda dikaruniai dengan metabolisme yang cepat dan berpikir bisa memakan apa saja, coba pikir dua kali. Hal itu tak akan bertahan selamanya. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan jurnal Obesity, ketika seseorang memakan makanan seperti sosis dan makanan yang dapat dipanaskan dengan microwave, otot-ototnya justru kurang efektif mengubah glukosa menjadi energi.

Mempersempit pembuluh darah arteri

Sering memakan makanan cepat saji akan meningkatkan kadar kolesterol. Tak hanya itu, makanan dengan kadar lemak jenuh tinggi juga bisa merusak pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah akan meningkatkan tensi dan bisa menyebabkan gangguan jantung.

Merusak konsentrasi
Jika setelah makan siang konsentrasi Anda memudar, itu bukan berarti Anda masih membutuhkan kopi. Peneliti dari Universitas Cambridge menemukan bahwa tikus-tikus yang diberi makan berlemak tinggi lebih sulit melewati labirin ketimbang tikus yang diberi makanan normal. Peneliti-peneliti itu kini sedang menguji efek yang sama terhadap manusia.

Menghabiskan energi Anda

Pasokan gula dalam jumlah besar akan memberikan insulin  dalam tubuh Anda. Jaringan dalam tubuh Anda pun segera merespons untuk menyerap glukosa itu. Jaringan akan menyerap dengan sangat cepat dan perubahan drastis dalam tingkat gula darah bisa menyebabkan Anda lelah dan cepat marah.

Membuat Anda kurang atraktif

Tentu saja makanan model ini bisa membuat perut Anda membuncit. Tak hanya itu, kajian yang diterbitkan jurnal Immunity menyatakan, makanan dengan lemak tinggi bisa membuat kulit membengkak. Ketika peneliti memberi makan tikus dengan makanan berlemak tinggi, mereka melihat perubahan di protein kulit hewan yang bisa memicu peradangan.

Mengubah struktur kimia otak
Mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi bisa memicu pelepasan opioid dan dopamine. Dua zat kimia otak itu adalah zat yang sama ketika Anda menggunakan obat-obatan adiktif.

Mengubah bakteri usus

Ilmuwan baru saja menemukan, dalam percobaan menggunakan tikus, konsumsi makanan berlemak tinggi dapat secara drastis mengubah populasi bakteri dalam usus. Hal ini bisa menyebabkan bakteri berlipat ganda, dikutip Fox News, Rabu (3/2). (Fox News)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat