Kecut,. Bandar Besar Narkoba Bima Sembunyi Dalam Lemari Saat Ditangkap

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi (kicknews,ist)
Barang bukti yang berhasil diamankan polisi (kicknews,ist)

kicknews.today Bima – Siapa yang tak kenal AK alias AP (34) yang berasal dari Dusun Bante Desa Tente Kecamatan Woha di jagad peredaran barang haram narkoba di wilayah Bima Kabupaten dan Bima Kota, bahkan namanya sudah termaktub dalam buku besar orang paling dicari dan Target Operasi (TO) pihak kepolisian di dua wilayah Polres Bima Kabupaten dan Bima Kota.

Bahkan sang bandar narkoba penguasa wilayah peredaran di Kecamatan Woha Bima ini memiliki senjata air soft gun dan senjata kelereng.  Tak ayal, itu membuat reputasinya makin ditakuti.

Tapi nama dan gelar ‘sangarnya’ pada Kamis (4/2) dini hari tak terlihat saat satuan personel gabungan dari Polres Bima Kabupaten dan Bima Kota melakukan penangkapan.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Gatut Kurniadin,SH,SIK pada kicknews Jumat (5/2) mengatakan operasi penangkapan dan penggeledahan bandar narkoba di daerah Wajo terkait informasi yang diperoleh personel gabungan setelah adanya laporan tindakan penganiayaan oleh AK alias AP pada sohib sesama bandarnya, IS (33).

“Dari laporan IS yang berasal dari Dusun Sinar, RT 03 RW 02 Desa Naru Kecamatan Woha tersebut pihak kepolisian menemukan kecocokan dengan data orang yang kami cari, bahkan si pelapor IS adalah juga salah satu diantaranya,”jelas Kapolres

Alhasil, berbekal informasi tersebut personel gabungan polres Bima Kabupaten dan Kota yang terdiri dari Sat Reskrim, Sat Res Narkoba dan Resmob Subden A Bima melakukan penggerebekan dan penangkapan.

IS dan AK alias AP “disambangi” personel gabungan pada pukul 01.15 dini hari, dari rumah IS di Kampung Ese Desa Tente Kecamatan Woha polisi berhasil menyita ; 7 (tujuh) poket Shabu siap edar (4 gr) , 1 (satu) buah Timbangan, 2 (dua) bendel plastik kecil,  40 (empat puluh) pacs sedotan, 8 (delapan) buah sedotan bekas Sabu, Uang sejumlah Rp. 225.200, 2 (dua) buah korek api gas, 1 (satu) buah dompet hitam panjang, 2 (dua) butir peluru jenis SS1 serta 2 (dua) bilah senjata tajam berupa parang dan belati.

Sementara AK alias AP pihak kepolisian yang didampingi kepala dusun melakukan upaya paksa dengan mendobrak pintu rumahnya setelah yang bersangkutan tak menggubris ultimatum polisi.

“Saat masuk, suasana rumah sangat gelap dan setelah beberapa kali diminta untuk menyerahkan diri, AK alias AP tak pernah menggubrisnya,” kata Kapolres, “akhirnya anggota melakukan penggeledahan ke seisi rumah,” lanjutnya.

Di salah satu kamar, salah seorang anggota mencurigai sebuah lemari pakaian yang terlihat sedikit terbuka, setelah diperiksa, AK alias AP terlihat meringkuk bersembunyi dibalik pakaian yang menggantung.

Personel gabungan-pun segera menciduknya, dan dari rumah AK alias AP berhasil disita ; 5 (lima) poket Shabu kecil seberat kurang lebih 1 gr, 3 (tiga) batang korek api gas, 21 (dua puluh satu) batang sedotan, 2 (dua) buah pipet untuk hisap Sabu, 1 (satu) buah bong, 1 (satu) sendok kecil takaran, 1 (satu) pucuk Pistol Air Softgun, 1 (satu ) pucuk Pistol Kelereng, 1 (satu) pisau belati dan 1 (satu) badik.

Kini sang bandar meringkuk di tahanan polres Bima untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.*

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat