Kapolda NTB Akui Bahaya Narkoba Menyerang Polisi

Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono SH,MH saat memberi arahan kepada personilnya (kicknews,ist)
Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono SH,MH saat memberi arahan kepada personilnya (kicknews,ist)

kicknews.today Mataram – Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono SH, MH tidak menampik kalau narkoba bisa menyerang siapa saja, termasuk polisi sebagai penegak hukum. Ia mencontohkan, polisi yang bertugas di bagian narkoba bisa juga dipengaruhi para pelaku. Buktinya, ada beberapa oknum anggota yang sudah di penjara lantaran terlibat narkoba.

”Bisa juga angota mengedarkan. Untuk itu, pencegahan kita gencarkan. Kita sering tes urine untuk mengetahui langsung,” ujar Umar kepada media, Jumat (5/2).

Peredaran narkoba, menurut Umar, ibarat virus. Gampang sekali menyebar dan merasuki para pengguna. Ia membocorkan cara bandar merekrut pengedar.

Awalnya, kata dia, mereka memberikan calon pegedar secara gratis. Setelah ketagihan, mereka memintanya untuk menjual barang haram tersebut.

”Misalkan dikasi lima poket, terus jual empat, satunya buat penjual. Kemudian terus meningkat. Awalnya memang dikasih gratis supaya ketergantungan dulu,” terang dia.

Tertangkap dan dipenjara, menurutnya, belum tentu bisa menyadarkan pengedar maupun pengguna. Ada yang keluar dan langsung sadar, ada pula yang makin parah.

”Setelah keluar, bisa saja ketemu teman-teman lainnya sesama pemakai. Lalu diskusi dan bikin jaringan baru. Narkoba ini sangat meresahkan,” tandasnya.^

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat