1.200 Guru Ikuti Kongres Guru Se-Indonesia Di Makassar

ilustrasi - (kicknews foto : fb manarahan lahat/mamik rosita)
ilustrasi – (kicknews foto : manarahan lahat/mamik rosita)

kicknews.today Makassar – Sebanyak 1.200 guru se-Indonesia akan mengikuti Kongres Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang akan digelar di Makassar selama dua hari yakni 30-31 Januari 2016.

“Guru-guru yang sudah berada di Makassar dari luar Sulawesi Selatan sudah ada 560 orang dan mereka akan bergabung dengan guru-guru lainnya dari Sulsel,” ujar Ketua IGI Sulsel Muhammad Ramli Rahim di Makassar, Jumat (29.1).

Dia mengatakan kongres kedua yang akan digelar selama dua hari ini juga dibagi dalam dua kegiatan yakni Kongres dan Simposium Guru. Pada 30 Januari digelar Kongres selama sehari semalam dan keesokan harinya kembali digelar simposium guru.

Kegiatan sendiri berlangsung di dua tempat yakni di Sekolah Islam Athirah Makassar dan Wisma Kalla. Kedua tempat itu adalah milik keluarga Wakil Presiden HM Jusuf Kalla.

Pada acara yang akan berlangsung di Sekolah Islam Athirah Makassar berupa simposium guru itu akan menampilkan karya-karya inspiratif dari 40 guru berprestasi se-Indonesia.

“Ke 40 guru berprestasi tersebut akan menampilkan praktik terbaiknya, seperti bagaimana menangani siswa bermasalah, sekolah bermasalah dan lain sebagainya,” katanya.

Selain Kongres IGI kedua, juga akan diadakan pemilihan ketua umum baru dan juga akan pembahasan rekomendasi IGI yang akan diberikan kepada pemerintah dari hasil kongres mendatang.

“Kita juga akan membahas progran kerja IGI unuk periode selanjutnya dan menyerahkan rekomendasi ke pemerintah. Pada rekomendasi pertama itu banyak yang dipenuhi demi perbaikan dan kualitas pendidikan kita,” jelasnya.

Ramli yang juga menjadi ketua panitia itu menuturkan jika dalam acara Kongres dan Simposium itu justru tidak dipungut biaya sepeserpun dan tanpa bantuan pendanaan dari pemerintah maupun lembaga atau perorangan lainnya.

“Kami di organisasi IGI ini adalah satu-satunya organisasi yang tidak pernah mewajibkan atau menarik iuran sepeserpun dan setiap ada kegiatan yang kita helat selalu atas dana sendiri,” sebutnya. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat