Polres Lombok Tengah Akhirnya Temukan Si Anak Gadis Yang Hilang

pertemuan dua anak gadis, Tina dan Novi yang sempat dilaporkan hilang dengan orang tua mereka di desa kuta berakhir bahagia berkat bantuan anggota kepolisian polres loteng (kicknews)
pertemuan dua anak gadis, Tina dan Novi yang sempat dilaporkan hilang dengan orang tua mereka di desa kuta berakhir bahagia berkat bantuan anggota kepolisian polres loteng (kicknews)

kicknews.today Praya, Lombok Tengah – Tina Juliarti (15) anak gadis yang berasal dari Desa Bagek Renda, Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah yang dilaporkan hilang bersama temannya, Novianti (17) sejak hari Sabtu (23.1) yang lalu akhirnya diketemukan oleh pihak Kepolisian Resor Lombok Tengah, Rabu (27.1) di pertigaan jalan Dusun Rentung Desa Kuta.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tina dan Novi mengalami kecelakaan dan diminta untuk ganti rugi, namun karena mereka tidak memiliki uang, Tina meminta bantuan temannya di Desa Kawo, Kecamatan Pujut untuk meminta bantuan membayarkan ganti rugi tersebut.

Karena kejadian kecelakaan itu Tina dan Novi akhirnya takut pulang karena khawatir akan dimarahi dan dipukul orang tua mereka, merekapun akhirnya memutuskan untuk menginap dirumah teman mereka di Desa Kuta selama dua hari sejak kejadian kecelakaan tersebut.

Kasubag Humas Polres Lombok Tengah AKP I Made Supartha mengatakan bahwa kedua anak gadis tersebut diketemukan oleh anggota intel dan reskrim polsek Kuta sekitar pukul 11.45 wita saat mereka hendak pergi menuju Pantai Senek Kuta dengan mengendarai sepeda motor.

“Saat pencarian tersebut, pihak keluarga didampingi langsung oleh Kanit Intel dan Kanit Reskrim Sektor Kuta yang dipimpin oleh Ipda Giri Yasa dari Polres Loteng,” kata Supartha, “Upaya pencarian dilakukan dengan melacak posisi HP yang bersangkutan, dan diketahui mereka berada diseputaran wilayah Desa Kuta,” ungkapnya.

Saat ditemukan, kedua ABG itu hendak menuju Pantai Senek Kuta.  Rencananya mereka akan menemui salah seorang kerabat Tina untuk meminta bantuan dan menginap disana.

“Mereka berdua dalam keadaan sehat, hanya saja perasaan takut dimarahi oleh orang tua membuat mereka terlihat masih ragu dan khawatir.” imbuhnya, “Tapi orang tua mereka tidak mempermasalahkan hal itu, yang penting anak mereka telah ditemukan dan dalam keadaan sehat,”pungkasnya.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat