Polisi Akan Lebih Sangar Atasi Bentrok Monjok-Taliwang

ilustrasi latihan Brimob Polda NTB dalam mengatasi huru hara. (ist)
ilustrasi latihan Brimob Polda NTB dalam mengatasi huru hara. (ist)

kicknews.today Mataram – Bentok antar kampung Monjok dan Taliwang yang kembali meletus kemarin, Rabu (27/1) menjadi pelajaran berharga bagi jajaran kepolisian di Mataram. Untuk kesekian kalinya suasana panas dan saling serang antara kedua kampung yang berbatasan langsung itu terjadi.

Tampaknya polisi akan bertindak lebih sangar dalam mengatasi konflik yang terjadi setelah upaya-upaya mediasi yang digalak-kan baik dari pihak pemerintah kota dan provinsi maupun Polda NTB sendiri berkali-kali gagal dan menemui jalan buntu.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Dra Tribudi Pangastuti, yang ditemui wartawan di ruangannya tadi, Kamis (28/1) menyatakan bahwa setelah peristiwa bentrok kemarin pastinya polisi akan merubah arah kebijakan dalam menangani konflik di dua kampung tersebut.

“Kali ini kita akan lebih tegas dan mengedepankan penegakan hukum tanpa meninggalkan upaya-upaya mediasi yang sudah dilakukan” ujarnya.

Meski belum ada yang ditahan hingga saat ini namun dia mengaku polisi akan lebih intens untuk penyelesaian berkas-berkas perkara sehingga dapat segera diajukan kepada kejaksaan dan disidangkan terutama buat kasus-kasus yang sebelumnya terjadi seperti pengerusakan, termasuk yang disangka memprovokasi bentrokan.

Dalam meredam konflik-pun dia mengatakan kalau polisi akan segera melakukan sweeping senjata tajam dan panah yang beredar luas dimasyarakat.

“Senjata-senjata untuk saling serang seperti kemarin itu tidak boleh dibiarkan sehingga akan segera kita lakukan sweeping dikedua kampung itu” imbuhnya.

Saat ini meski situasi sudah berangsur-angsur membaik, diterangkan bahwa polisi masih tetap berjaga-jaga untuk mengantisipasi bentrok susulan yang biasanya terpicu oleh hal-hal sepele.

“Disana kita sudah tempatkan pasukan gabungan dari Dalmas Polres, Dalmas Polda dan Brimob dengan perkuatan senjata dan peralatan anti huru hara” jelasnya.*

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat