Pulang Takut Dimarahi Orang Tua, Gadis Cantik Ini Dilaporkan Hilang

Yuliatin, gadis yang dilaporkan hilang (ist,kicknews)
Yuliatin, gadis yang dilaporkan hilang (ist,kicknews)

kicknews.today Praya – Juliarti (15), gadis cantik ini dilaporkan hilang kepada polisi oleh orang tuanya karena sejak Sabtu 23 Januari 2016 yang lalu belum pernah pulang ke rumahnya di Desa Bagek Renda, Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah yang diduga akibat takut dimarahi.

Menurut informasi yang diterima dari salah seorang temannya, Melati yang memang ikut pada saat hari dimana dia kemudian menghilang, bahwa dia bersama Melati dan satu orang temannya yang lain pergi ke wilayah Batukliang Utara, Lombok Tengah setelah jam sekolah usai menggunakan sepeda motor miliknya.

Sesampainya di Desa Aik Berik Kecamatan, Batukliang Utara, dia bersama temannya mengalami kecelakaan lalu lintas sehingga mereka diminta untuk mengganti rugi kerusakan oleh lawannya saat kecelakaan.

Selanjutnya Juliarti menelpon salah seorang temannya yang beralamat di Desa Kawo, Kecamatan Pujut untuk meminta bantuan membayarkan ganti rugi tersebut. Setelah temannya itu datang dan ganti rugi kerusakan akibat kecelakaan itu dibayarkan, lalu dia bersama teman-temannya itu pergi ke Desa Kuta Lombok Tengah.

Melati mengajaknya pulang namun dia dan temannya itu menolak dengan alasan akan mencari kerja dan takut dipukul oleh orang tuanya jika akan pulang karena sudah mengalami kecelakaan itu.

Akhirnya Melati pulang meninggalkan mereka disana, dan mengaku tidak tau kalau temannya itu ternyata tidak pernah pulang hingga hari ini, Rabu (27/1).

Kapolres Lombok Tengah melalui Kasubag Humas AKP I Made Supartha membenarkan perihal laporan orang hilang tersebut.

“Sampai saat ini, kita belum mengetahui keberadaannya, namun sejak kemarin dilaporkan kita sudah mulai melacak keberadaannya melalui ponselnya” ujarnya.

Dia mengatakan kalau menurut keterangan dari orang tuanya saat dihubungi terakhir kali, Juliarti mengatakan bahwa dirinya sedang berada di Bali dan sedang bekerja serta meminta orang tuanya untuk tidak mencari dirinya.

“Sampai saat ini kita masih terus melakukan pencarian, semoga dalam waktu dekat bisa ditemukan” sergahnya.*

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat