Ingin Cepat Kaya, Pertamini Di Gerung Ini Jual Bensin Campur Air

sebuah mesin pertamini yang diamankan Polres Lobar (kicknews)
sebuah mesin pertamini yang diamankan Polres Lobar (kicknews)

kicknews.today Gerung, Lombok Barat – Mungkin pemilik pertamini (pom bensin eceran) yang berada di depan Kantor Lurah Gerung Utara Lingkungan Bagu Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat ini, AS (27) berkhayal ingin segera kaya raya dan bisa menjadi bos pom bensin beneran dengan nekad mencampur premium jualannya dengan air.

Terbongkarnya akal bulus AS, pertamakali terungkap saat seorang pembeli, Rusnah, Rabu (27.1) membeli satu liter bensin untuk motornya di usaha pertamini milik AS tersebut.

Namun setelah Rusnah mengendarai motornya sekitar 300 meter, tiba-tiba motor yang dikendarainya mogok.  Alhasil Rusnahpun terpaksa menuntun motornya hingga ke bengkel terdekat.

Dari penjelasan pemilik bengkel, setelah motor Rusnah diperiksa, bensin dalam motor Rusnah tercampur dengan air.  Mendengar penjelasan tersebut akhirnya Rusnah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gerung untuk memeriksa Pertamini milik AS.

Kasubag Humas Polres Lombok Barat (Lobar) AKP I Made Supartha yang dihubungi kicknews Rabu sore, membenarkan perihal laporan tentang kecurigaan pelapor (Rusnah) tentang dugaan adanya kecurangan pemilik pertamini yang mencampur premium dengan air.

“Hingga saat ini pihak kepolisian sudah mendatangi lokasi serta meminta keterangan dari pemilik pertamini, AS dan karyawannya D (33) yang bertugas menjaga pertamini,” Kata Kasubag Humas Polres Lobar, “Kami juga telah meminta keterangan dari beberapa korban, dan semua keluhannya sama, sepeda motor mereka macet karena ada kandungan air yang tercampur dengan premium,” jelasnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian resor lobar mengamankan 1 unit mesin pertamini, 2 buah jerigen, 9 botol ukuran besar dan 1 botol ukuran kecil.

Dan data jumlah korban serta kerugian yang diderita para korban premium bercampur air tersebut belum diketahui.

Sementara itu pihak kepolisian resor lobar menghimbau kepada masyarakat agar lebih teliti saat membeli premium eceran agar tidak mengalami kerugian.*

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat