Tujuh Pejabat Pemprov NTB Mencalonkan Diri Menjadi Sekda

Ilustrasi (kicknews)

kicknews.today Mataram – Kepala BKD dan Diklat Nusa Tenggara Barat Muhammad Suruji mengatakan hingga saat ini sudah tujuh pejabat mengambil formulir pendaftaran seleksi calon Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi NTB.

“Sampai, Senin (25/1) sudah ada tujuh yang mendaftar,” kata Muhammad Suruji di Mataram, Selasa (26/1).

Ia menyebutkan, beberapa nama yang sudah mendaftar tersebut, merupakan pejabat senior di Pemerintah Provinsi NTB, diantaranya Kepala BKPMPT Ridwansyah, Asisten Aparatur Pemerintahan Setda NTB Abdul Hakim, Kepala BKD dan Diklat Muhammad Suruji Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga NTB Rosiadi Sayuti.

“Jadi, baru tujuh itu saja yang mendaftar, termasuk saya juga ikut mendaftar” ujarnya.

Menurut dia, semenjak pendaftaran Sekretaris Daerah (Sekda) NTB dibuka pertengahan Januari, panitia seleksi hanya menerima tiga orang pendaftar, yakni Ridwansyah, Abdul Hakim, dan Rosiadi Sayuti. Alhasil, karena sepi peminat, pihak panitia memperpanjang pendaftaran seleksi Sekda NTB.

Karena, sesuai Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) minimal pendaftar yang mengikuti tahapan seleksi harus berjumlah empat orang, sehingga harus diberlakukan masa perpanjangan pendaftaran.

“Sesuai UU ASN seleksi baru dilaksanakan jika diikuti minimal empat calon untuk kemudian diseleksi sehingga di dapat tiga orang. Kalau kurang dari itu maka harus diperpanjang dan ruang lingkupnya semakin diperluas, bisa saja pejabat yang ikut berasal dari luar provinsi,” jelasnya.

Kendati demikian, Suruji tidak dapat memastikan apakah peserta yang akan mendaftar akan lebih banyak dari itu, atau pun berasal dari luar provinsi. Karena yang pasti proses seleksi akan tetap berjalan hingga proses pendaftaran ditutup akhir Januari mendatang.

Seperti diketahui, proses seleksi dilaksanakan menyusul akan berakhirnya masa jabatan Muhammad Nur sebagai Sekda NTB yang sudah diembannya selama lima tahun. Seharusnya jabatan Muhammad Nur sebagai Sekda NTB berakhir November 2015, namun karena proses seleksi belum dilaksanakan jabatan itu masih diembannya hingga sekarang sampai terpilihnya Sekda NTB yang baru. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat