Rumah Dinas Camat Kediri Di Geledah Satresnarkoba Polres Lombok Barat

ilustrasi penggerebekan (net)
ilustrasi penggerebekan (net)

kicknews.today Mataram – Anggota operasional lapangan Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, menggeledah rumah dinas Camat Kediri yang ditempati oleh warga setempat.

Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Resnarkoba AKP Rafles Girsang kepada wartawan di Mataram, Selasa (26/1), mengatakan bahwa hasil penggeledahan yang dilaksanakan pada Senin (25/1) malam, sekitar pukul 21.00 WITA itu ditemukan ada transaksi obat terlarang di rumah dinas tersebut.

“Yang kami dapatkan telah terjadi transaksi barang yang diduga obat terlarang, sementara ini masih di uji laboratorium, apakah tergolong jenis narkoba atau tidak,” kata Rafles.

Dalam transaksi itu, pihaknya telah mengamankan empat warga setempat yang berada di lokasi, di antaranya dua pria yang mengaku sebagai pembeli, yakni YS dan SU, sedangkan dua lainnya berinisial IS dan AJ.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain empat strip pil jenis Tryhexyphenidyl, yang di antaranya tiga strip berisi 10 pil dan satu strip berisi sembilan pil.

“Barang itu kami amankan dari tangan IS, yang mengaku sebagai penjual,” ujarnya.

Selain itu, uang tunai senilai Rp184 ribu juga ikut diamankan dari kantong plastik warna hitam, yang diduga uang tersebut adalah hasil penjualan obat terlarang itu.

Sedangkan barang bukti juga ditemukan dari hasil penggeledahan pada pembeli berinisial YS, usai melakukan transaksi di rumah dinas kantor camat, polisi menemukan lima pil yang diduga obat terlarang.

Saat ini empat warga yang tertangkap basah melakukan transaksi itu masih diamankan Satresnarkoba Polres Lombok Barat. “Semuanya sudah diamankan, dan kasusnya masih kita dalami,” ucap Rafles.

Diketahui, proses penggeledahan itu berlangsung setelah tim operasional lapangan menerima laporan masyarakat, yang mencurigai adanya transaksi di rumah dinas tersebut.

Untuk menindaklanjutinya, anggota kemudian menuju lokasi dan memantau aktivitas di sekitarnya. Kemudian pada pukul 21.00 WITA, datang dua pemuda yang menggunakan sebuah kendaraan roda dua, masuk ke rumah tersebut.

Usai memastikan adanya transaksi, tim operasional lapangan langsung membekuk keempat warga, dan ditemukan barang yang dicurigai merupakan narkoba.


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat