Perancis Prihatin, israel Dengan Congkak Mencaplok 154 Hektar Lahan Palestina

warga Palestina dizholimi israel (net)
warga Palestina dizholimi israel (net)

kicknews.today Paris – Prancis pada Jumat (22/1) kemarin menyampaikan keprihatinan sehubungan dengan keputusan Israel yang dengan congkaknya mengumumkan lahan di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan sebagai “wilayah negara”, tindakan yang akan makin menghalangi proses perdamaian yang rapuh.

“Prancis sangat prihatin oleh keputusan pemerintah Israel untuk menetapkan lebih dari 150 hektare lahan pertanian di Tepi Barat untuk kepentingan permukiman Yahudi,” kata Quai d’Orsay.

Di dalam satu pernyataan, Kementerian Luar Negeri Prancis menyatakan permukiman itu adalah pelanggaran terhadap hukum internasional, demikian laporan Xinhua/Antara, yang dipantau kicknews di Jakarta, Sabtu (23/1) pagi. Ditambahkannya, itu bertolak-belakang dengan komitmen yang dibuat oleh pemerintah Yahudi untuk mendukung penyelesaian dua-negara.

Pada Kamis (21/1), para pejabat Israel mengumumkan satu rencana untuk merebut banyak lahan di Tepi Barat di dekat perbatasan Jordania, tindakan yang bisa mempercepat perluasan permukiman Yahudi dan menyulut ketegangan di wilayah tersebut.

Babak terakhir perundingan perdamaian antara Israel dan Palestina macet pada April 2014. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat