Polda NTB: Dugaan Korupsi Gedung Evakuasi Lombok Utara Tunggu Hasil Cek Fisik

Dirreskrimsus Polda NTB, Kombes Pol Prasetidjo Utomo
Dirreskrimsus Polda NTB, Kombes Pol Prasetidjo Utomo

kicknews.today Mataram – Penanganan kasus dugaan korupsi dalam pembangunan gedung tempat evakuasi sementara (TES) bencana tsunami di Desa Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, masih menunggu kabar dari tenaga ahli Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya.

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda NTB Kombes Pol Prasetidjo Utomo di Mataram, Jumat (22/1), mengakui bahwa pihaknya hingga kini masih menunggu hasil cek fisik dari tenaga ahli ITS yang dilaksanakan pada awal Desember 2015.

“Terakhir kita sudah turun dengan tim ahli dari ITS, dan sekarang tinggal menunggu hasil cek fisik bangunannya,” kata Prasetidjo Utomo.

Kasus dugaan korupsi yang baru mencuat pada akhir tahun 2015 ini, merupakan hasil temuan masyarakat yang menduga ada penyimpangan dalam anggaran pembangunannya.

Terkait hal tersebut, selain melakukan cek fisik bangunan, penyidik diakuinya sudah mengklarifikasi sejumlah pihak yang berkaitan dengan proyek Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Pihak yang sudah dimintai keterangannya antara lain dari instansi pemerintahan di NTB maupun pihak ketiga yang berasal dari PT Waskita Karya.

Lebih lanjut, Prasetidjo mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menentukan langkah selanjutnya yang akan dilakukan, melainkan terlebih dahulu menunggu hasil dari tenaga ahli ITS.

Diketahui, proyek gedung empat lantai dengan daya tampung mencapai 3.000 jiwa itu, mulai dibangun pada bulan Agustus 2014. Anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat senilai Rp21 miliar direalisasikan melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat